APBD Kota Tangerang tak Sanggup Tampung Usulan Warga

oleh -
Ilustrasi.(bbs)
Ilustrasi.(bbs)
Ilustrasi.(bbs)

Palapa News- Kegiatan pembangunan untuk tahun 2016 yang diusulkan masyarakat dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di 13 kecamatan Kota Tangerang mencapai 3000 usulan dengan nilai mencapai Rp2,3 triliun. Namun sayangnya jumlah tersebut tidak sesuai dengan kemampuan APBD Kota Tangerang.

“Nilai usulan kegiatan dari masyarakat Rp2,3 triliun, belum dari SKPD Rp2,1 triliun. Sementara APBD kita Rp3,8 triliun, harus dibagi untuk belanja tidak langsung Rp1,1 triliun dan belanja langsung Rp2,2 triliun. Jadi usulan itu hanya bisa terbiayai sebagian saja,” kata Kepala Badan Perencananan Pembangunan Daerah (Bappeda) Said Endrawiyanto.

Maka itu, pihaknya memprioritaskan kegiatan untuk tiga urusan, yakni urusan pendidikan dengan anggaran sebesar 23 persen dari APBD, infrastruktur 13 persen dan kesehatan 11 persen. Dari tiga urusan itu, difokuskan pada 19 kegiatan.

“Fokus 19 kegiatan ini disingkronkan dengan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Banten dan juga Pemerintah pusat,” katanya.

Untuk prioritas yang diusulkan ke pemerintah pusat seperti penanganan banjir, pembangunan Kampung Haji, revitalisasi pasar tradisional dan pemanfaatan lahan milik pemerintah yang kurang produktif.

“Sedangkan usulan prioritas ke Provinsi yakni penurunan angka kemiskinan, membantu pembebasan lahan untuk banjir, membantu jalan milik provinsi untuk dibuka aksesnya di wilayah perbatasan dengan DKI dan Kota Tangsel serta Kabupaten Tangerang,” kata Said.

Karena terbatasnya anggaran, Saidi mengaku tidak semua kegiatan usulan masyarakat akan dibiayai dari APBD. Pemkot Tangerang sendiri tengah membuat program Tangerang Bebenah dimana warga sendiri yang melakukan pembangunan.

“Mindset kita hanya berpikir pembangunan bersumber dari APBD saja. Jadi kita ubah pola itu, Pemerintah akan memberikan stimulan kepada warga agar bergerak melakukan pembangunan dan pihak swasta yang memotori,” kata mantan Kabag Humas Pemkot Tangerang ini.(nai)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.