Palapanews.com- Sebanyak 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang mengikuti Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) 2026 sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan.
Audit yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang tersebut digunakan untuk mengukur tingkat kepatuhan, efektivitas, dan kualitas penyelenggaraan kearsipan di masing-masing perangkat daerah.
Kepala DPAD Kota Tangerang Engkos Zarkasy mengatakan hasil audit menjadi dasar untuk melihat capaian sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki dalam pengelolaan arsip. “Melalui audit ini, Pemerintah Kota Tangerang dapat mengidentifikasi berbagai capaian maupun aspek yang perlu diperkuat dalam pengelolaan arsip dinamis maupun arsip statis,” ujarnya, Kamis (4/6).
Menurut dia, pengelolaan arsip tidak hanya berkaitan dengan penyimpanan dokumen, tetapi juga menyangkut ketersediaan informasi dan alat bukti dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi sumber informasi, alat bukti, dan memori kolektif organisasi yang harus dikelola secara profesional,” kata Engkos.
Pelaksanaan ASKI juga menunjukkan masih adanya kebutuhan untuk memastikan standar pengelolaan arsip diterapkan secara merata di seluruh perangkat daerah, seiring meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.
DPAD menilai audit kearsipan menjadi instrumen penting untuk membangun budaya sadar arsip di lingkungan pemerintahan sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan tertib administrasi. (ydh)
