Jadi Tren, Lari Juga Sebagai Ajang Donasi

oleh -
Peserta run for laprosy antusias.(man)
Peserta run for laprosy antusias.(man)
Peserta run for laprosy antusias.(man)

Palapa News- Kegiatan lari yang saat ini menjadi sebuah tren juga digunakan sebagai ajang donasi. Seperti halnya dengan Run for Leprosy yang diadakan Alam Sutera dan Teach For Indonesia (TFI) Binus Group dalam Car Free Day di kawasan Alam Sutera. Para peserta lari secara langsung juga turut membantu dan meningkatkan kepedulian terhadap penderita kusta.

Ketua TFI, Maria Intan Setiadi mengatakan, lari yang dilaksanakan ini terbagi menjadi dua kategori, antara lain 5K dan 10K, dengan peserta perorangan maupun kelompok dan donasi dari kegiatan amal ini disumbangkan untuk para penderita penyakit kusta.

“100 persen dari hasil donasi yang didapat ini akan digunakan untuk program pembinaan komunitas kusta dengan cakupan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Maria menambahkan, lari dipilih sebagai kegiatan penyalur donasi karena dinilai menjadi salah satu kegiatan yang sedang menjadi tren saat ini. Dengan kisaran 5000 pelari yang turut bergabung dan memenuhi area Kampus Binus Alam Sutera.

Sementara Marketing Planning and Development Division Head Alam Sutera, Ch. Rossie Andriani mengatakan, dengan adanya Run for Leprosy, diharapkan dapat memberikan banyak kesempatan kepada seluruh penderita kusta agar dapat memperbaiki kualitas hidupnya.

“Penyakit kusta sendiri bisa disembuhkan dan dapat mengikis secara perlahan stigma masyarakat kepada para penderita kusta,” pungkasnya.(man)

Komentar Anda

comments