Pedagang Beras Merugi di Pasar Anyar

oleh -
Ilustrasi.(bbs)
Ilustrasi.(bbs)
Ilustrasi.(bbs)

Palapa News- Sejumlah pedagang beras di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang terus merugi. Ini lantaran harga bahan pokok masyarakat tersebut belum stabil.

Diketahui, harga beras pulen jenis IR 64 yang biasa dijual Rp9.000 per Kilogram, saat ini masih dijual Rp10.000. Sedangkan beras Pandan Wangi saat ini masih dijual Rp12.000 per kilogramnya.

“Janji pemerintah menstabilkan harga beras di pasaran, cuma omong kosong. Buktinya, hingga kini, harganya masih tinggi. Kalau terus seperti ini, bisa-bisa pedagang kecil seperti kami ini gulung tikar,” ujar Titin, salah seorang pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Jumat (06/03/2015).

Ia mengaku sudah sepekan terakhir ini, tokonya sepi pembeli. Banyak warga yang mengeluh lantaran masih tingginya harga beras di pasaran.

“Saya berharap pemerintah segera mengatasi persoalan ini. Karena, beras merupakan bahan pangan utama masyarakat,” kata Titin.

Sementara itu, Iin salah seorang pembeli mengaku kaget dengan tingginya harga beras. Kondisi ini katanya sangat memberatkan ibu rumah tangga seperti dirinya.

“Ya, berat mas belum lagi kebutuhan yang lain. Saya harap pemerintah bisa segera mestabilkan harga beras,” pungkasnya.(frm/one)

Komentar Anda

comments