Perdagangan Manusia, BLK di Cirendeu Digerebek

oleh -
Suasana BLK di Cirendeu yang digerebek.(one)
Suasana BLK di Cirendeu yang digerebek.(one)
Suasana BLK di Cirendeu yang digerebek.(one)

Palapa News- Balai Latihan Kerja (BLK) sekaligus penampungan TKI, PT Karya Semesta Perkasa ditutup Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Rabu (3/9/2014) kemarin. BLK itu ditutup lantaran ilegal dan diduga melakukan perdagangan manusia.

Informasi yang dihimpun, aksi penggerebekan sekaligus penutupan BLK beralamat di jalan Poncol Raya RT004/002 No. 26, Cirendeu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu bermula dari kecurigaan warga setempat. Warga menilai ada ketidakwajaran kondisi di dalam bangunan didominasi warna krem berpagar tinggi dan berlantai tiga itu.

Benar saja, saat petugas BNP2TKI datang ke lokasi pun, pemilik maupun staf kantor tidak didapati ada di tempat. Hanya ratusan calon tenaga kerja yang seluruhnya wanita yang ada di dalam.

“Warga melaporkan satu hari sebelum dilakukan sidak. Setelah tim datang ke lokasi, ternyata memang terbukti adanya pelanggaran,” terang Direktur Pengamanan dan Pengawasan BNP2TKI, Brigjen Bambang Purwanto.

Sejumlah pelanggaran yang dilakukan PT Karya Semesta Perkasa, kata dia, yakni perusahan menjalankan kegiatan secara ilegal, karena izin usahanya sudah dicabut Kementerian Tenaga Kerja. Kedua, adanya over kapasitas, maksimal menampung 60 orang calon tenaga kerja membengkak hingga 303 orang. Ketiga, adanya trafficking dengan siap mempekerjakan anak dibawah umur. Terakhir, saat dimintai keterangan petugas, ternyata banyak calon tenaga kerja yang buta huruf.

“Bagaimana kalau mau dipekerjakan ke luar negeri kalau si pekerja saja tidak bisa baca tulis. Apalagi masih banyak dibawah umur, padahal untuk mengurus surat membutuhkan kartu pengenal. Dari sini sudah jelas terlihat aktifitas ilegalnya,” ketusnya.(net/one)

Komentar Anda

comments