Yuk! Berburu Kuliner di Festival Kuliner Serpong 2013

oleh -

Festival Kuliner SerpongPalapa News – Kini, Tangerang  menjadi surganya para pecinta kuliner. Beragam kuliner khas nusantara bisa ditemui dengan mudah di kawasan jajanan tradisional maupun foodcourt sejumlah mal. Anda termasuk pemburu kuliner? Ada kabar gembira karena baru saja dibuka Festival Kuliner Serpong 2013 dengan tema “Jawa Sing Ngangeni”.

Sebelum acara pembukaan diresmikan saja, stand Festival Kuliner Serpong (FKS) yang berjumlah sekitar 80 tenant  itu langsung sudah diserbu penggila kuliner. FKS ke-3 yang menampilkan ragam budaya kuliner dari Kota Yogyakarta dan Solo ini, digelar di area Parkir Selatan Summarecon Mal Serpong (SMS) 2, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

“Setelah sukses menggelar acara Festival Kuliner Serpong dengan tema “Beauty of Bali” (2011) dan  “Minang nan Rancak” (2012), untuk ketiga kalinya FKS yang akan berlangsung 27 Agustus – 22 September 2013 kembali hadir menyapa para penggila  kuliner nusantara,” ungkap Cut Meutia, GM Corporate Communication PT Summarecon Agung, Tbk.

Adapun dipilihnya tema ini, jelas Mutia sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kuliner-kuliner nusantara khususnya kepulauan Jawa yang tentunya memiliki berbagai macam kuliner khas yang berbeda-beda. Misalnya, suasana Kota Yogyakarta dan Solo tidak hanya terasa di lidah tapi juga dalam pengalaman saat menikmati sajian kuliner. Salah satunya adalah dengan tersedianya area lesehan layaknya di Malioboro.

“Di sini Anda bisa menikmati berbagai menu makanan sambil diiringi alunan musik dari pengamen jalanan Malioboro. Bahkan oleh-oleh khas dari jogja yang sudah terkenal seluruh Indonesia dan manca negara yaitu Dagadu yang memiliki slogan Soegeng Rawoeh it’s Jogja juga ada di FKS 2013 ini,” kata Mutia menambahkan.

Para pengunjung akan dimanjakan dengan beragam pilihan cita rasa dan kelezatan kuliner khas Jogja dan Solo warisan kuliner nusantara, siap menggoyang lidah Anda. Sebut saja sajian kuliner seperti; Srabi Notosuman, Sate Klatak mak Adhi, Sate Sapi Pak Kempleng, Sate Jamur, Kopi Joss, Bebek Goreng H. Slamet dan masih banyak lagi pilihan.

Soal rasa tak perlu diragukan, sebab untuk menjaga rasa yang otentik beberapa pedagang makanan diboyong langsung dari daerah asalnya. Para pedagang juga telah melalui seleksi serta dipilih melalui kriteria rasa, penyajian, kebersihan hingga harganya.
Suasana area festival kuliner pun sangat mendukung, dibuat dengan konsep bentuk bangunan serta dekorasi khas Kota Yogyakarta dan Solo  yang dikemas lengkap dengan pernik-pernik miniatur ikon arsitektur. Ada Tugu Yogyakarta, Gerbang Keraton dan Kesultanan juga Rumah Joglo siap menyambut para pengunjung. Rasakan sendiri sensasinya bagai di daerah aslinya.

Kemudian rangkaian hiburan khas Kota Yogyakarta dan Solo akan menambah semarak serta kemeriahan acara diantaranya; tarian tradisional, penampilan khusus dari biduan Sundari Soekotjo dan Jogja Hiphop Foundation.  Tidak ketinggalan pertunjukan kembang api spektakuler menyemarakan acara pembukaan yang ditandai  dengan pemukulan gong.

Seperti penyelenggaraan FKS tahun sebelumnya, sebagai alat transaksi pembelian menggunakan kupon dengan bentuk yang sangat unik bermotif Kota Yogyakarta dan Solo dengan gambar bangunan khas juga candi-candi. Untuk mendapatkannya, pengunjung bisa menukarkan rupiahnya pada booth kasir. Kupon tersebut berlaku untuk pembelian makanan di seluruh tenant area FKS 2013.

Jangan lewatkan! Catat jam operasionalnya: Senin – Kamis mulai pukul 16.00 s.d 22.00 WIB, Jumat pukul 14.00 s.d 22.00 WIB, sedangkan Sabtu – Minggu akan buka lebih awal pukul 11.00 s.d 23.00 WIB.(bud)

Komentar Anda

comments