BPPMPT Bakal Tertibkan Reklame Liar

oleh -
Agus Sugiono Kepala BPPMPT Pemkot Tangerang
Agus Sugiono Kepala BPPMPT Pemkot Tangerang


TANGERANG- Maraknya reklame liar yang tak berizin atau habis masa berlakunya menjadi perhatian khusus Badan Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPPMPT) Kota Tangerang. Dalam waktu dekat, instansi yang mengurusi perizinan ini akan menertibkan reklame liar tersebut.

Kepala BPPMPT Kota Tangerang, Agus Sugiono, mengatakan, para pelaku usaha di bidang reklame yang telah memiliki izin penyelenggaraan reklame agar menyiapkan izin reklamenya dan memastikan reklamenya telah terpasang stiker lunas pajak.

“Sesuai dengan Perda No7/2010 tentang Pajak Daerah, bahwa penyelenggaraan reklame berupa billboard, papan merek, neon box, baliho, spanduk, umbul-umbul, balon udara dan sejenisnya dikenakan pajak reklame,” ujar Agus Sugiono.

Ketika dilakukan pemeriksaan lapangan, kata Agus, lantas ditemukan reklame yang tidak dilengkapi stiker tanda lunas, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menertibkannya.

“Reklame yang tidak memiliki izin, tidak terdaftar, dan liar sangat merusak keindahan kota. Dan juga sangat merugikan Pemkot Tangerang karena menghambat pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah menjadi target per tahunnya,” katanya.

Ditambahkan Agus, pihaknya telah menghimpun seluruh pengusaha reklame se-Kota Tangerang untuk mensosialisasikan rencana penertiban ini. Makanya, sebelum dilakukan tindakan, kepada para pelaku usaha reklame diimbau segera mendaftarkan reklamenya dan bagi yang sudah punya untuk mengecek kembali masa berlakunya.

“Kami mengimbau kepada semua pelaku usaha reklame untuk mengurus izinnya. Kami akan membantu dalam proses perizinan dan bagi yang membandel maka akan ditertibkan secara paksa,” katanya.

Disinggung soal jumlah reklame yang berdiri di Kota Tangerang, Agus mengaku tidak tahu persis jumlahnya. Namun, jika rata-rata angkanya mencapai puluhan ribu, yang terdiri dari bilboard, papan merk, neon box, baliho, spanduk, umbul-umbul, balon udara dan sejenisnya.

“Imbauan pengurusan izin ini juga bagian dari pendataan ulang yang sedang kami lakukan,” paparnya.(nai)

Komentar Anda

comments