Perumda Tirta Benteng Raih Peringkat Pertama BUMD Informatif se-Banten

Palapanews.com- Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang meraih peringkat pertama kategori Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Informatif dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 tingkat Provinsi Banten.

Penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Kamis (5/11/2026).

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran perusahaan dalam membangun budaya keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kemudahan akses informasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim di Perumda Tirta Benteng. Namun, yang paling penting adalah tanggung jawab dalam bekerja untuk melayani masyarakat,” ujar Doddy.

Ia mengatakan, perusahaan akan terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan kemudahan dan efisiensi pelayanan kepada pelanggan.

Doddy menegaskan, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus memperkuat inovasi, kolaborasi, dan budaya gotong royong dalam meningkatkan pelayanan air bersih.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten Imron Mahrus menjelaskan, penilaian Monev tidak hanya mengacu pada pengisian Self-Assessment Questionnaire (SAQ) dan presentasi pelayanan informasi publik. Penilaian juga mencakup implementasi keterbukaan informasi dalam kegiatan sehari-hari badan publik.

Salah satu indikator yang diperhatikan adalah konsistensi badan publik dalam menyampaikan informasi melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial.

“Salah satu indikator krusial yang kami lihat adalah keaktifan media sosial Kota Tangerang. Baik ada Monev maupun tidak, Pemkot Tangerang secara konsisten aktif mengumumkan keterbukaan informasi publik,” kata Imron.

Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong badan publik lainnya di Provinsi Banten untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi. Badan publik yang meraih predikat informatif juga didorong membagikan inovasi dan praktik baik melalui kegiatan berbagi pengetahuan.

Dengan demikian, semakin banyak badan publik yang mampu meningkatkan kualitas keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat memperoleh akses informasi secara lebih luas. (ydh)