Rancangan APBD 2027 Kota Tangerang Rp5,61 Triliun, Banjir hingga Sampah Jadi Prioritas

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sejumlah sektor menjadi prioritas pembangunan, mulai dari penanganan banjir, pemerataan pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, perluasan kesempatan kerja, hingga pengelolaan sampah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Sachrudin seusai Sidang Paripurna DPRD Kota Tangerang terkait penyampaian jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027, Rabu (14/10/2026).

“APBD bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi instrumen untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Setiap program harus direncanakan secara matang, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi warga,” ujar Sachrudin.

Dalam rancangan APBD 2027, Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,61 triliun untuk berbagai program pembangunan. Pada sektor penanganan banjir, pemerintah memprioritaskan 20 titik rawan dengan cakupan area 50 hektare. Sementara itu, pembangunan dan rehabilitasi sekolah akan disesuaikan dengan kebutuhan serta hasil kajian.

Di sektor lingkungan, Pemkot Tangerang menargetkan pengelolaan 98,61 persen dari proyeksi timbulan sampah sebesar 626.922 ton per tahun. Upaya tersebut didukung pembangunan fasilitas pengolahan sampah di 13 kecamatan, revitalisasi tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R), penguatan bank sampah, serta pemilahan sampah dari sumbernya.

Sachrudin mengatakan, pembangunan harus berjalan seimbang di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan hingga lingkungan. Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan kementerian terkait untuk memenuhi kebutuhan lahan bagi pembangunan fasilitas publik.

“Yang kita kejar bukan hanya penyerapan anggaran, tetapi hasil dan manfaatnya bagi masyarakat. Karena itu, setiap program harus memiliki prioritas yang jelas, dilaksanakan secara konsisten, dan diawasi agar benar-benar menjawab persoalan warga,” tegasnya.

Ia berharap pembahasan Raperda APBD 2027 bersama DPRD berjalan optimal sehingga anggaran yang ditetapkan mampu memperkuat pelayanan publik dan mendorong pembangunan Kota Tangerang.

“APBD harus menjadi jalan untuk menghadirkan perubahan nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, dan memastikan setiap warga merasakan manfaat pembangunan Kota Tangerang,” pungkasnya. (ydh)