Palapanews.com- Sejumlah peralatan dan perlengkapan olahraga dari Pemerintah Kota Tangerang untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Banten 2022 dipertanyakan keberadaan dan kondisinya. Peralatan tersebut sebelumnya disalurkan kepada cabang olahraga melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang.
Peralatan olahraga tersebut bersumber dari APBD dengan nilai anggaran puluhan miliar rupiah. Anggaran dialokasikan untuk empat kategori olahraga, yakni cabang permainan sekitar Rp5,8 miliar, olahraga terukur sekitar Rp17,2 miliar, cabang beladiri sekitar Rp11,8 miliar, dan olahraga konsentrasi sekitar Rp6,2 miliar.
Ketua Gema Kosgoro Kota Tangerang, Basuni, mengatakan peralatan dan perlengkapan yang diberikan kepada cabang olahraga merupakan aset yang seharusnya dapat dimanfaatkan dalam pembinaan atlet.
“Perlengkapan dan peralatan bisa bermanfaat bagi generasi penerus yang fokus pada olahraga tertentu,” kata Basuni, Senin (5/1/2026).
Basuni menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah peralatan olahraga tersebut diduga tidak terawat dan tidak ditemukan di beberapa sekretariat cabang olahraga.
“Kita sampel saja seperti motor hingga perahu. Apabila benar-benar tidak ada tentunya harus bisa dipertanggungjawabkan karena ini aset yang harus dijaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, perlu dilakukan penelusuran terhadap aset yang telah diberikan agar penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia Kota Tangerang, Ujang Hendra, menyampaikan bahwa dirinya merupakan pengurus baru dan tidak menerima serah terima aset dari kepengurusan sebelumnya.
“Tidak ada sama sekali karena tidak ada serah terima apa pun. Silakan tanyakan ke kepengurusan sebelumnya,” kata Ujang, Selasa (6/1/2026).
Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Kota Tangerang, Maryono, menyatakan perahu yang dipertanyakan masih berada di sekretariat organisasi.
“Ada di sekretariat,” ujarnya, Selasa (13/1/2026). (ydh)
