Palapanews.com – Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali dilanjutkan di Desa Curug Sangereng. PKM UMN menghadirkan inovasi Aplikasi e-Posyandu Desa Curug Sangereng 2.0 berbasis website.
Program tersebut merupakan Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyararakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia Tahun 2025 dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan nomor kontrak 1059/LL3/DT.06.01/2025, 2498/HIBAHPKM-RIS/VI/2025.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan e-Posyandu Desa Curug Sangereng 2.0 berlangsung di Kampus UMN pada Senin (15/9/2025), dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Desa Curug Sangereng Qaimah, S.ST., Bd., perwakilan Puskesmas Bojong Nangka, mahasiswa, dosen, serta kader posyandu dari sembilan posyandu di Desa Curug Sangereng.
Program PKM ini merupakan kelanjutan dari peluncuran e-Posyandu Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada 2024 yang kini ditingkatkan agar sesuai standar nasional Kementerian Kesehatan yaitu dengan menerapkan standar Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).
Aplikasi e-Posyandu Desa Curug Sangereng kembali dikembangkan untuk mendukung digitalisasi layanan kesehatan masyarakat dengan memfasilitasi pencatatan data sasaran posyandu dengan kategori yang mewakili seluruh siklus hidup manusia, yaitu Bayi/Balita/Anak Prasekolah, Ibu Hamil/Ibu Nifas/Menyusui, Anak Usia Sekolah/Remaja, dan Dewasa/Lansia.
Melalui e-Posyandu 2.0 ini, aktivitas pencatatan data dilakukan dalam lima tahapan seperti Pendafataran, Pengukuran, Pencatatan, Skrining, dan Edukasi. Seluruh pertanyaan pada setiap tahapan telah disesuaikan dengan standar Posyandu ILP.
Data yang dihimpun tersaji dalam bentuk dashboard dan laporan berformat excel yang dapat digunakan oleh kader posyandu dalam melakukan pelaporan kepada puskesmas dengan konsep paperless. Aplikasi dapat diakses oleh kader Posyandu beserta perwakilan Puskesmas pada halaman website posyandu.curugsangereng.id.
Dengan aplikasi ini, administrasi posyandu yang sebelumnya manual dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan akurat.

“Kami sangat berterimakasih kepada UMN yang telah mengembangkan inovasi untuk kami sehingga kami dapat melakukan pelaporan data kesehatan warga dengan lebih mudah. Saya juga berharap inovasi ini dapat menjadi kebanggaan Desa Curug Sangereng karena dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang hanya Desa kami yang memiliki inovasi seperti ini,” ucap Qaimah selaku Ketua PKK Desa Curug Sangereng.
Perwakilan Puskesmas Bojong Nangka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada UMN karena dengan inovasi yang diberikan, Puskesmas tidak perlu menghabiskan anggaran untuk mencetak kertas formulir pencatatan data.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis aplikasi beserta alat kesehatan seperti tensimeter, hemoglobin monitoring, dll.
Pelatihan teknis sendiri diberikan oleh Albert Tirto sebagai programmer, yang memperkenalkan fitur terbaru aplikasi berbasis ILP seperti input data sesuai format nasional dan dashboard integratif. Para kader Posyandu tampak begitu antusias mempelajari fitur-fitur baru yang telah dikembangkan pada e-Posyandu Desa Curug Sangereng 2.0.
Ketua tim PKM, Monica Pratiwi, S.ST., M.T., bersama anggota tim Dr. Irmawati, S.Kom., M.M.S.I. dan Christina Flora, S.Ds., M.M., menyatakan bahwa aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar serta memperkuat integrasi data kesehatan masyarakat di Indonesia. (rls/bd)
