Pemkot Tangsel dan KPK Gelar Bimtek Antikorupsi, Dorong Dunia Usaha Berintegritas

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas dan Dunia Usaha Antikorupsi di Serpong, Selasa (25/02/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan keluarga dan dunia usaha, serta mendorong ekosistem bisnis yang bersih dari praktik gratifikasi dan suap.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan dunia usaha yang bersih dan berintegritas.

“Ini adalah langkah nyata kita dalam menciptakan dunia usaha yang bebas dari praktik gratifikasi dan suap,” ujar Pilar.

Ia menambahkan bahwa para pelaku usaha di Tangsel diharapkan dapat menerapkan serta menyebarkan edukasi antikorupsi dalam lingkungan bisnis mereka.

“Kami sangat mengapresiasi materi yang diberikan KPK. Diharapkan para pelaku usaha bisa menjadi agen perubahan dan menyebarkan nilai-nilai antikorupsi ke komunitas bisnis lainnya,” jelasnya.

Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Friesmount Wongso, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengedukasi dunia usaha tentang dampak korupsi terhadap pembangunan daerah.

“Pelaku usaha di Tangsel harus berintegritas dan berkata ‘tidak’ pada korupsi, karena jika praktik ini terjadi, bukan hanya mereka yang terlibat, tetapi juga aparatur pemerintahan,” tegas Friesmount.

Ia juga mengingatkan bahwa gratifikasi dan suap, meskipun sering dikemas sebagai bentuk “terima kasih”, tetap masuk dalam kategori korupsi.

“Tidak boleh ada pemberian atau penerimaan suap, meskipun hanya sebagai ucapan terima kasih. Jika dibiarkan, ini bisa merusak dunia usaha dan pemerintahan,” lanjutnya.

Melalui program ini, KPK berharap para pelaku usaha di Tangsel tidak terjebak dalam praktik korupsi dan justru menjadi bagian dari perubahan menuju tata kelola bisnis yang lebih transparan.

“Harapannya, mereka bisa menjadi agen perubahan dan turut membangun Kota Tangsel yang lebih maju dan berintegritas,” pungkas Friesmount. (red)