Palapanews.com- Pembentukan Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng dinilai kurang disosialisasikan kepada masyarakat dan pemerintah wilayah. Sorotan tersebut disampaikan Ketua Poros Tangerang Solid (Portas) Hilman Santosa menyusul adanya camat yang mengaku belum mengetahui rencana pembentukan forum tersebut.
Menurut Hilman, sosialisasi diperlukan agar pelanggan maupun pemerintah wilayah mengetahui tujuan, fungsi, serta mekanisme pembentukan Forum Pelanggan yang nantinya menjadi wadah perwakilan pelanggan di setiap kecamatan.
“Jadi, sebelum dibentuk seharusnya dilakukan pertemuan dengan pelanggan di tiap kecamatan. Hadirkan pejabat Perumda Tirta Benteng didampingi pejabat wilayah, baik lurah maupun camat, untuk menerangkan rencana pembentukan forum tersebut,” kata Hilman, Senin (14/9/2026).
Hilman juga mempertanyakan keterlibatan pemerintah wilayah, khususnya camat dan lurah, dalam proses pembentukan Forum Pelanggan.
Menurut dia, keterlibatan pemerintah wilayah penting agar proses pembentukan forum diketahui masyarakat di masing-masing kecamatan.
“Bukan ujug-ujug Direksi Perumda Tirta Benteng langsung memberikan SK kepada seseorang untuk menjadi ketua Forum Pelanggan,” tegasnya.
Sorotan mengenai sosialisasi tersebut diperkuat dengan keterangan salah seorang camat yang meminta namanya tidak disebutkan. Saat dikonfirmasi mengenai ada atau tidaknya sosialisasi rencana pembentukan Forum Pelanggan di tingkat kecamatan, camat tersebut mengaku tidak mengetahui adanya sosialisasi.
“Silakan bertanya ke Perumda Tirta Benteng, karena kami tidak mengetahui,” ujarnya.
Hilman kemudian mempertanyakan apakah pejabat di tingkat wilayah, termasuk camat dan lurah, telah diajak berdiskusi mengenai pembentukan Forum Pelanggan.
“Coba dicek, apakah pejabat di wilayah, lurah atau camat, pernah diajak diskusi untuk pembentukan forum pelanggan. Coba tanya saja. Saya memprediksi diskusi maupun sosialisasi secara transparan tidak terjadi,” imbuhnya.
Selain persoalan sosialisasi, Hilman turut menyoroti peran Dewan Pengawas Perumda Tirta Benteng. Ia meminta Wali Kota Tangerang selaku KPM mempertimbangkan penambahan anggota Dewan Pengawas dari kalangan profesional maupun pelanggan.
“Kinerja Dewan Pengawas juga harus dipertanyakan lagi. Karena Dewan Pengawas seharusnya mampu memberikan informasi berkelanjutan kepada pemerintah daerah, apalagi sesama Aparatur Sipil Negara (ASN). Saya juga meminta agar Wali Kota selaku KPM untuk membuka penambahan Dewan Pengawas, baik dari kalangan profesional maupun pelanggan,” ujarnya.
“Penambahan Dewan Pengawas juga mampu mengontrol kinerja serta manajemen di Perumda Tirta Benteng,” tegasnya.
Hingga berita ini disusun, Perumda Tirta Benteng belum memberikan keterangan terkait sosialisasi maupun mekanisme pembentukan Forum Pelanggan, termasuk keterlibatan pemerintah kecamatan dalam proses tersebut.
Wali Kota Tangerang selaku KPM dan Direktur Utama Perumda Tirta Benteng juga belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat mengenai sosialisasi rencana pembentukan Forum Pelanggan ke tingkat kecamatan. (ydh)
