Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendorong pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang berdiri mandiri pada 2027. Penguatan kelembagaan tersebut dinilai diperlukan untuk meningkatkan fokus dan kapasitas penanganan kebakaran serta kondisi kedaruratan di Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyampaikan hal itu saat menyambut Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi VIII DPR RI di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Jumat (11/9/2026).
Menurut Maryono, saat ini BPBD dan Pemadam Kebakaran masih berada dalam satu kelembagaan. Sementara itu, dengan jumlah penduduk Kota Tangerang sekitar 1,9 juta jiwa, Pemkot Tangerang menilai diperlukan kelembagaan Damkar yang lebih kuat dan mandiri.
“Saat ini BPBD dan Pemadam Kebakaran masih menjadi satu. Sementara, sesuai kategori yang ditetapkan Kemendagri, dengan jumlah penduduk Kota Tangerang sekitar 1,9 juta jiwa, dibutuhkan kelembagaan pemadam kebakaran yang mandiri. Kami berharap usulan SOTK Dinas Pemadam Kebakaran dapat terwujud pada 2027,” ujar Maryono.
Dorongan tersebut disampaikan dalam kunjungan Komisi VIII DPR RI yang merupakan bagian dari fungsi pengawasan sekaligus upaya memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi kedaruratan.
Dalam kesempatan itu, Maryono juga memaparkan langkah Pemkot Tangerang dalam mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. Sejumlah langkah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan perlindungan terhadap masyarakat.
“Pemkot bersama seluruh unsur terkait terus bergerak cepat dan mengambil langkah antisipatif, mulai dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi murid, pembagian masker secara masif, pemantauan kualitas udara, hingga penguatan Layanan Darurat 112 melalui aplikasi Tangerang LIVE. Semua ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi,” jelasnya.
Dalam kunjungan yang turut dihadiri perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Maryono juga menyampaikan apresiasi atas bantuan perlengkapan yang diberikan kepada BPBD Kota Tangerang.
“Terima kasih kepada BNPB atas bantuan perlengkapan yang diberikan. Dukungan ini semakin memperkuat kesiapan dan pelayanan kedaruratan bagi masyarakat Kota Tangerang,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena mengapresiasi kesiapan BPBD dan Pemadam Kebakaran Kota Tangerang dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan.
“Alhamdulillah, hasil kunjungan memperlihatkan bahwa BPBD dan Pemadam Kebakaran Kota Tangerang memiliki keseriusan dan kesiapan yang baik dalam menghadapi situasi darurat, termasuk berbagai ancaman bencana. Komisi VIII siap mendukung aspirasi dan kebutuhan agar pelayanan ke depan semakin baik,” tuturnya.
Mahdalena juga mendorong Pemkot Tangerang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemarau panjang dan potensi kekeringan yang dapat berdampak terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Di tengah kemarau panjang dan ancaman kekeringan saat ini, kami berharap Pemkot Tangerang terus memperkuat langkah antisipasi agar masyarakat tetap terlindungi dan kebutuhan dasar dapat terpenuhi,” pungkasnya. (ydh)
