Mahasiswa Yatsi Madani Edukasi Bahaya Merokok kepada Pelajar

Palapanews.com- Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Yatsi Madani menggelar kegiatan edukasi kesehatan tentang bahaya merokok kepada siswa dan siswi SMK Global Tangerang, Banten. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap dampak negatif rokok bagi kesehatan.

Edukasi tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap masih ditemukannya kebiasaan merokok di kalangan remaja sekolah. Dalam kegiatan itu, siswa diberikan pemahaman mengenai kandungan zat adiktif dalam rokok serta risiko kesehatan yang ditimbulkan, baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif.

Materi yang disampaikan mencakup pengertian rokok sebagai produk tembakau yang dapat menyebabkan ketergantungan. Berbagai jenis rokok, mulai dari rokok konvensional, kretek, cerutu hingga rokok elektrik, dijelaskan memiliki dampak buruk bagi kesehatan jika digunakan secara terus-menerus.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan tren perokok usia remaja di Indonesia terus meningkat. Sebanyak 75 persen perokok diketahui mulai merokok sebelum usia 20 tahun, bahkan sebagian di antaranya memulai pada usia di bawah 15 tahun. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah.

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Yatsi Madani, yakni Chania Desilfha, Salsabila Azhar, Nayla Syifa, Diah Kurniawati, Nailah Zakiya Zahrah, bersama dosen pengampu Eva Marsepa.

Kepala SMK Global Tangerang, Husnul Khatimah, menyambut baik kegiatan tersebut. “Edukasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran siswa sejak dini agar menjauhi rokok dan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan memahami bahwa merokok merupakan perilaku yang berdampak luas terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang lain, sehingga perlu dicegah sejak usia sekolah. (ydh)