Palapanews.com – Sejumlah warga, pelaku UMKM di Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sangat terbantu mendapat Pelatihan Media Sosial dan E-Marketplace. Pelatihan yang digelar PkM kampus UMN ini, berlangsung di kantor desa pada Rabu, 10 September 2025.
Menurut Ketua Tim PkM UMN Jansen Wiratama, S.Kom.,M,Kom, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Melalui Divisi Research, Innovation, and Sustainability (RIS) PkM UMN digelar dengan skema hibah Dikti tahun anggaran 2025.
“Program ini mengusung tema “Optimalisasi Teknologi Digital untuk Meningkatkan Pemasaran dan Daya Saing UMKM UP2K Kenanga Desa Curug Sangereng,” ungkap Jansen saat di lokasi usai acara pada Rabu (10/9/2025).
Kegiatan ini mendapatkan dukungan dan pendanaan melalui Hibah KEMDIKTISAINTEK: Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2025.
Jelas Jansen lagi, sudah dimulai sejak Juni 2025 dan telah melalui serangkaian kunjungan lapangan untuk memetakan kebutuhan dan permasalahan UMKM binaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa selain kebutuhan permodalan, mayoritas pelaku UMKM membutuhkan peningkatan kapasitas di bidang literasi digital dan pemanfaatan platform daring untuk pemasaran produk.
“Sebagai tindak lanjut, pada Rabu 10 september, tim dosen dan mahasiswa UMN menyelenggarakan pelatihan kepada lima UMKM terpilih sebagai perwakilan. Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan e-marketplace (GoFood dan GrabFood), serta pengenalan aplikasi berbasis website yang dirancang khusus untuk memfasilitasi UMKM berjualan secara online,” beber Jansen.
Adapun tim PkM terdiri dari tiga dosen yaitu Jansen Wiratama dan Santo Fernandi Wijaya (Program Studi Sistem Informasi), serta Hendro Budianto (Program Studi Manajemen). Kegiatan ini juga melibatkan empat mahasiswa Prodi Sistem Informasi, yaitu Robben Setiadi, Axel Lionel Raphael, Marcello Adi Susanto, dan Jodianto.
Masih menurut Jansen, kedepannya, kegiatan ini akan berlanjut dengan pelatihan lanjutan, seperti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat foto produk dan optimalisasi Google Business agar UMKM dapat meningkatkan visibilitas usaha melalui Google Maps.

BACA JUGA : Program PKM Kampus UMN Launching e-Posyandu Desa Curug Sangereng
Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan selesai pada Desember 2025 dengan dua target utama: Penyerahan aplikasi berbasis website yang siap digunakan oleh UMKM binaan UP2K Kenanga Desa Curug Sangereng. Peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara digital, baik melalui media sosial, marketplace, maupun platform lain yang relevan.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal serta memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi digital,” tandas Jansen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada; Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jendral Riset dan Pengembangan, Kementrian Perguruan Tinggi, Sains, dan Teknologi (DRTPM), atas dukungan dan pendanaan melalui Hibah KEMDIKTISAINTEK: Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2025,” tutup Jansen.
Sementara itu Sekdes Aap Santoso yang mewakili Kepala Desa Curug Sangereng menyambut baik kegiatan pelatihan yang digelar kampus UMN di wilayahnya. Diakuinya kegiatan pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk kemajuan UMKM yang digeluti warganya.
“Terima kasih atas partisipasi dari universitas UMN terkait dengan pelatihan UMKM, karena warga saya itu kebanyakan UMKM. Nah, sekarang UMN ini mengadakan program, programnya yaitu pelatihan digital. Mudah mudahan membantu untuk warga saya,” ucapnya.
Menurutnya dari pihak desa sendiri, Desa Curug Sangereng sangat mendukung program pelatihan yang digelar UMN ini, karena pengetahuan digital untuk meningkatkan UMKM sangat dibutuhkan oleh warganya. Mengingat saat ini, usaha warung-warung sangat banyak sehingga persaingannya semakin berat maka sudah waktunya memanfaatkan digitalisasi. (bd)
