Palapanews.com – Ditengah keterbatasan dana serta minimnya dukungan dari pihak terkait, Atlet Panahan Tradisional Banten berhasil membawa pulang tiga medali emas di ajang FORNAS VIII Nusa Tenggara Barat (NTB).
Berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Lombok, Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 sukses digelar mempertandingkan sedikitnya 18 cabang olahraga diantaranya panahan.
Bermodalkan semangat, para atlet panahan ini mewakili Provinsi Banten di ajang nasional dan berangkat mengandalkan biaya masing-masing. Mereka bertekad untuk bertanding berkompetisi dengan atlet provinsi lainnya dengan membawa pulang medali.
Harapan mereka akhirnya terpenuhi sebanyak 3 medali emas, 2 Perak dan 1 Perunggu berhasil digondol dibawa pulang. Dua medali emas berhasil disumbangkan oleh Raisya Fahma Fairuz, siswi MTs Negeri di Kabupaten Tangerang.
Gadis berusia 16 tahun ini juga berhasil membawa pulang 1 Perak. Sementara itu 1 Medali Emas lagi diraih oleh Batrisya Ayodhya Mehrunnisa yang berusia 14th siswi kelas 9 SMP 25 Kota Tangerang.
“Alhamdulillah kita berhasil meraih 3 emas, sebenarnya kita mengincar 5 emas, tapi 2 emas lagi lolos,” ucap Pembina Perpatri Nusantara Jaya Banten Rd. Harrys Yasin Yudhanegara pada Minggu (24/8).
BACA JUGA : Panahan Tradisional Eksis di Forprov I Banten 2024, Miliki Potensi Besar
Ditemui di lokasi latihan panahan yang sekaligus menjadi basecamp yakni di Kampung Cacing tepatnya di Jalan Asrama Damatex, Cikokol, Kota Tangerang, Banten, pria yang akrab disapa Kang Bayu ini berharap dukungan dari masyarakat maupun dari instansi terkait.
Tampak kondisi arena latihan panahan yang berada di sisian Sungai Cisadane itu masih seadanya, belum maksimal. Namun begitu, tempat ini satu satunya lokasi latihan para atlet dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, bahkan atlet dari Pandeglang juga sempat berlatih di sini.
Meski demikian prestasi para atletnya sangat membanggakan mampu menyumbangkan medali baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. Perhatian serta dukungan dari organisasi maupun pihak swasta serta pemerintah sangatlah dibutuhkan untuk melahirkan atlet-atlet yang handal dan berprestasi.
Ditemui di lokasi latihan panahan, Raisya Fahma Fairuz dan Batrisya Ayodhya Mehrunnisa sangat senang dan terlihat bersemangat. Mereka mengakui sangat bangga bisa meraih medali emas untuk Provinsi Banten dan saat ini tengah mempersiapkan diri untuk event lainnya yang rencanannya akan digelar di Kalimantan. (bd)
