KCL Serpong Disuluh Atasi Sampah Organik Sistem Maggot

Palapanews.com – Komunitas Cinta Lingkungan (KCL) RT.07/RW.02 Serpong bareng Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan menggelar Penyuluhan tentang Maggot pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Kegiatan berlangsung di Balai Warga RW.02 Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan dan melibatkan berbagai kalangan yakni; anggota KCL RT.07/RW.02, pengurus RW.02, pengurus RT.06, 07 dan 08. Ada juga sejumlah perwakilan pemuda RECIKA RT.004, serta beberapa Warga RW.02 Kelurahan Serpong.

“Kegiatan ini merupakan program KCL di masyarakat bekerja sama dengan DLH Kota Tangerang Selatan tentang cara menangani sampah organik dengan sistem maggot. Jumlah peserta ada 25 orang,” ujar Abdul Manap Abdul Manap, Pembina KCL.

Para peserta kegiatan mendapatkan pembekalan materi oleh narasumber Andi Wijaya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Peserta pun mengikuti pembekalan materi dengan penuh antusias hingga akhir kegiatan.

“Kita berharap dengan edukasi ini warga bisa menangani sampah organik ( rumah tangga) dengan baik dan tepat, sehingga bisa paham dan mengurangi sampah di rumah masing – masing,” kata kata Abdul Manap lagi yang juga menjabat Ketua RW.02 Serpong.

BACA JUGA : Fahamkan Pentingnya Peduli Sampah kepada Anak SD ala KCL RT.07-RW.02

Penting diketahui, Maggot adalah larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF). Lalat BSF tidak menimbulkan bau busuk dan bukan pembawa sumber penyakit karena BSF mengandung zat antibiotik alami. Lalat hijau biasanya hinggap di tempat kotor, namun lalat BSF tidak.

Maggot sangat cepat berkembang biak Larva berkembangbiak menjadi lalat BSF dan bertelur kembali dalam waktu kurang lebih 45 hari. Satu ekor lalat betina akan menghasilkan 100-900 butir telur. Maggot hanya diberi makan limbah organik. Sebanyak 10.000 Maggot dapat menghabiskan 1kg sampah organik dalam waktu 24 jam.

Manfaat Budidaya Maggot

Maggot mampu mengurai sampah organik 1-3 kali bobot tubuhnya dalam waktu 24 jam, 1 kg Maggot menghabiskan 2-5kg sampah organik/hari, sangat bagus untuk pakan ternak seperti; ikan, bebek, ayam, dan burung.

Maggot dapat dijual dalam bentuk; Maggot segar, Maggot Kering, Telur dari lalat BSF dan produk turunannya seperti tepung Maggot serta Pupuk Organik. (bd)