3 Warung Jamu Disinyalir Jual Miras, Trantib Kecamatan Ciledug Amankan Belasan Botol Siap Jual

Palapanews.com Pemerintah Kota Tangerang memiliki peraturan daerah (Perda) tentang pelarangan penjualan dan peredaran minuman keras. Perda nomor 7 tahun 2005 ini terus digaungkan untuk meminimalisir penjualan dan peredaran ke masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Trantib Kecamatan Ciledug yang menjalankan operasi atau razia ke tempat penjual jamu yang disinyalir menjual minuman keras secara terselubung.

Untuk membuktikan dugaan penjualan miras di kawasan Kecamatan Ciledug, akhirnya Trantib Kecamatan Ciledug dengan kekuatan 10 personel ini pun mendatangi lokasi (warung jamu) yang berada di tiga lokasi berbeda yakni di Jalan Raden Fatah, Jalan Hos Cokroaminoto, dan perempatan lampu merah Ciledug.

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Ciledug, Agung Kumbara mengatakan, razia atau operasi miras ini berasal atas laporan masyarakat. Dimana, ada dugaan-dugaan jika warung tersebut menjajakan miras secara terselubung.

“Atas laporan masyarakat, kami pun mendatangi warung tersebut, dan akhirnya benar ada beberapa miras yang siap untuk dijual belikan,” papar Agung Kumbara, Jumat, 14 Juni 2024.

Dari tiga tempat yang di datangi, ada 12 botol miras dari berbagai merek yang disimpan secara rapi. “Miras itu siap untuk dijual. Kami juga memberikan edukasi kepada penjual untuk tidak menjajakan atau menjual miras,” pungkas Agung.

Kepada penjual, Agung menyampaikan, jika di Kota Tangerang ini ada Perda Nomor 7 Tahun 2005 tentang pelarangan penjualan dan peredaran minuman keras. “Kami terus melakukan operasi untuk meminimalisir peredaran miras. Serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Perda di Kota Tangerang,” pungkasnya seraya menambahkan, penjual miras juga membuat surat pernyataan agar tidak mengulanginya lagi, dan miras yang diamankan akan menjadi barang bukti.

Agung menambahkan, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dan peranserta dari masyarakat. “Peranserta dari masyarakat sangat membantu kami dalam menegakkan Peraturan Daerah yang berlaku, ” jelasnya.(ydh)

Komentar Anda

comments