Camat Periuk Pantau TPS, Pj Wali Kota  Tangerang Tinjau 2 TPS Terdampak Banjir

Palapanews.com Untuk memastikan Pemilu berjalan dengan baik dan lancar di wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Camat Periuk didampingi jajaran TNI-Polri melakukan pemantauan dibeberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kecamatan Periuk, Rabu, 14 Februari 2024.

Diketahui, jumlah TPS di wilayah Kecamatan Periuk berjumlah 388 TPS yang tersebar di lima kelurahan yang terdiri dari Kelurahan Gembor, Kelurahan Gebang Raya, Kelurahan Sangiang Jaya, Kelurahan Periuk, dan Kelurahan Periuk Jaya.

Camat Periuk, Nanang Kosim menyampaikan, pemantauan di TPS ini sebagai bentuk untuk memastikan pemilihan umum ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga pesta demokrasi lima tahunan ini dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, dari beberapa pemantauan di TPS, semuanya berjalan dengan baik dan kondusif,” ucap Nanang saat meninjau TPS 50  Kelurahan Gembor seraya menambahkan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah mengawal pesta demokrasi ini.

Di lokasi berbeda, Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, bersama dengan Kapolres Metro Tangerang Kota bergegas meninjau titik lokasi banjir yang juga sebagai lokasi pemungutan suara.

Dalam tinjauannya, Nurdin mengatakan, Pemkot Tangerang melakukan telah menerjunkan personil untuk membantu mobilitas warga terdampak khususnya sejumlah TPS yang terdampak, 70 personil dari BPBD dan PUPR , 2 truk BPBD dan 11 perahu karet.

“Ada 2 TPS yang tadi dipindahkan melihat kondisi tidak memungkinkan, namun bersama panitia dan dibantu oleh personil TNI Polri tadi sudah dipindahkan ke tempat yang lebih baik. Sehingga proses pemungutan suara tetap bisa dilaksanakan,” ujar Nurdin usai meninjau lokasi di Kekurahan Gaga, Kecamatan Larangan Kota Tangerang.

Bertepatan dengan pelaksanaan Pemilu 2024, Pj Wali kota menambahkan bahwa, Pemkot sudah berkordinasi dengan KPU Kota Tangerang kaitan pelaksanaan pemungutan suara di wilayah terdampak banjir.

“Tadi kami sudah menyampaikan ke KPU terkait kondisi beberapa TPS yang terdampak banjir, kami sepenuhnya menyerahkan ke KPU apakah pelaksanaan pemungutan suara di TPS terdampak dijadwal ulang atau menunggu waktu hingga surut terlebih dahulu,”

“Namun semua keputusan ada di KPU, kami tetap semaksimal mungkin ikut membantu mengawasi serta membantu warga yang kini tengah terdampak,” papar Nurdin.(ydh)

Komentar Anda

comments