Bapenda Berikan Pelayanan, Cek Tagihan PBB Lewat Aplikasi Tangerang LIVE

Palapanews.com- Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah memberikan kemudahan kepada masyarakat (wajib pajak) dalam hal pelayanan.

Salah satu pelayanan yang diberikan yakni dengan kehadiran aplikasi Tangerang LIVE, dimana masyarakat bisa melakukan pengecekan tagihan PBB secara online tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Aplikasi ini dapat didownload di playstore maupun apps store secara gratis. Pastikan data akun terverifikasi terlebih dulu, sebelum penggunaan fitur-fitur yang tersedia.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang, Kiki Wibawa menerangkan, masyarakat harus mengetahui dulu Nomor Objek Pajak (NOP) agar bisa cek melalui aplikasi Tangerang LIVE. Jika, tidak mengetahui NOP masyarakat juga dapat cek melalui aplikasi Tangerang LIVE.

“Silakan cek SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang melalui aplikasi Tangerang LIVE. Pilih menu Pajak dan Retribusi, kemudian pilih fitur PBB. Semua data dan perhitungan angka tagihan lengkap tertera pada fitur tersebut,” ujar Kiki Wibhawa, Rabu,17 Januari 2024.

Dikatakan Kiki, jika sudah membawa PBB, namun tetap ada tahun yang masuk. Masyarakat dapat segera melakukan keluhan atau pelaporan ke nomor whatsapp 0821-3333-530.

“Untuk mengetahui jenis pelayanan dan persyaratan bisa melalui website resmi di laman pbb.tangerangkota.go.id,” katanya.

“Ayo menjadi bagian dalam pembangunan Kota Tangerang, dengan membayar PBB tepat waktu. Karena pajakmu membangun Kota Tangerang yang lebih maju,” ajak pria yang pernah menjabat sebagai Camat Karawaci.

Diketahui, untuk pencapaian atau realisasi PBB-P2 pada tahun 2023 mencapai Rp541.695.007.750 dari target Rp520.000.000.000 atau tercapai 104,17 persen. Sedangkan untuk realisasi BPHTB tahun 2023 mencapai Rp591.927.983.245 dari target Rp655.000.000.000 atau tercapai 90,37 persen.

Untuk target dan realisasi PBB-P2 tahun 2023 sejak triwulan pertama hingga triwulan empat terus menunjukkan capaian yang melebihi target. Terinci, triwulan pertama dengan target Rp55.000.000.000 terealisasi Rp258.207.718.642 atau 469,47 persen. Triwulan dua, dengan target Rp165.000.000.000 terealisasi Rp318.868.867.748 atau 193,25 persen.

Sementar itu, untuk triwulan tiga, dengan target Rp330.000.000.000 terealisasi Rp513.953.377.878 atau 155,74 persen. Dan, triwulan empat dengan target Rp520.000.000.000 tercapai Rp541.695.007.750 atau tercapai 104,17 persen. (ydh)