Palapanews.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang melakukan sosialisasi pengawasan dengan mengundang dua puluh lima jurnalis yang ada di Kota Tangerang untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024. Sosialisasi dengan tema “Peran Media dalam Pengawas Partisipatif Pemilu Tahun 2024” ini digelar di salah satu hotel di Kota Tangerang, Jumat (8/12/2023).
Faridal Arkam Machus yang menjabat sebagai Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kota Tangerang menyampaikan, peranan media massa sangat penting untuk mendukung dan mensukseskan Pemilu Tahun 2024, sehingga keberadaan media massa atau jurnalis sangat dibutuhkan oleh Bawaslu Kota Tangerang.
“Kita (Bawaslu) butuh teman-teman media massa atau jurnalis sebagai partner dalam pengawasan Pemilu di Kota Tangerang, sehingga sosialisasi ini sangat dibutuhkan sebagai wadah pembuka terjalinnya sinergi antara Bawaslu dengan jurnalis,” ucap Faridal Arkam.
Di Kota Tangerang sendiri, kata pria yang akrab disapa Farid ini memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 1,3 juta. Untuk itu, support dari para jurnalis ini sangat mendukung demi terciptanya kinerja Bawaslu secara maksimal. “Dengan sinergi yang mendukung maka berbagai informasi yang berhubungan dengan Pemilu akan menyebar ke masyarakat melalui juranlis dengan media massanya masing-masing. Dan, masyarakat akan pun memperoleh informasi secara utuh,” paparnya.
Komarrullah, Ketua Bawaslu Kota Tangerang menerangkan, media massa hadir untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Untuk itu, Bawaslu Kota Tangerang sangat mengharapkan adanya kerjasama yang solid dengan teman-teman pers.
“Teman-teman pers atau media memiliki andil yang cukup besar untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Dan, media massa juga dapat menangkal hoaxs,” pungkasnya seraya menambahkan, pihaknya akan membuka pintu silahturahmi dengan jurnalis demi terciptanya sinergitas.
Sementara itu, penggiat sosial, Munadi mengatakan, keberadaan media wartawan dengan media massanya berfungsi untuk melakukan kontrol terhadap kegiatan yang berhubungan dengan Pemilu. Dan, pers juga mampu untuk melakukan himbauan atau pencegahan terhadap kegiatan yang dilakukan dalam Pemilu.
“Berbagai cara bisa dilakukan oleh teman-teman media untuk mensukseskan Pemilu dengan memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat,” jelas Munadi seraya menambahkan, masyarakat juga harus mengetahui tentang anggaran yang dikeluarkan dari dana APBN maupun APBD.
“Melalui media massa masyarakat akan mengetahui tentang anggaran yang digunakan untuk Pemilu,” jelasnya. (ydh)
