Palapanews.com – Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Center for Young Scientists menggelar Lomba Peneliti Belia (LPB). Event tingkat Provinsi Banten ini, berlangsung pada 25 – 26 Oktober 2022.
Lomba yang diikuti oleh pelajar sekolah menengah dan sederajat ini, menjadi bentuk komitmen UMN terhadap keberlangsungan penelitian di Indonesia. Rektor UMN Dr. Ninok Leksono pun mengungkapkan kompetisi ini dapat menjadi langkah awal menjawab berbagai kebutuhan di Indonesia. “Riset itu tetap dilakukan. Carilah riset-riset yang relevan dengan kebutuhan atau keberlanjutan perekonomian di Indonesia,” tegas Ninok dalam pesannya.
Dikatakan Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Multimedia Nusantara, Dr. Eng. Niki Prastomo, S.T., M.Sc. yang juga Ketua Juri LPB Banten 2022, penelitian ini dapat mengasah empati generasi muda terhadap permasalahan di sekitarnya. Kompetisi penelitian ini akhirnya membentuk nilai berharga bagi para penerus bangsa.
Tak hanya itu, Niki juga menyebut banyak keterampilan yang bisa didapat melalui kegiatan penelitian. Mulai dari cara berpikir kreatif hingga kritis. “Refleksi diri juga mungkin terlatih, ya. Ketika kita melakukan penelitian, teman-teman di sini bisa melihat sebuah tantangan,” terang Niki yang juga menjabat Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UMN.
Baca juga : Tim UMN Juara II Broadcasting Competition

Lomba Peneliti Belia (LPB) merupakan kompetisi penelitian yang berjenjang, mulai dari tingkat regional hingga ke tingkat internasional. LPB di tingkat daerah ini telah dilaksanakan di 15 provinsi di Indonesia, salah satunya di Banten.
Sementara itu Direktur Center for Young Scientists Monika Raharti berharap ajang ini menjadi tempat bagi peneliti muda terbaik di Indonesia. “Mudah-mudahan lomba ini menjadi wadah bagi sekolah-sekolah, khususnya di Banten untuk mengekspresikan hasil-hasil karya ilmiahnya,” harapnya.
Monika juga menegaskan rasa bangga terhadap semua peserta LPB Banten 2022 yang telah sampai di tahap ini, meski tak menorehkan kemenangan. Menurutnya, mereka semua adalah “pemenang” karena telah berhasil menyelesaikan riset hingga ke proses paling akhir.
Selanjutnya, juara dari LPB Banten 2022 akan diikutsertakan di tingkat nasional, yakni LPB Nasional 2022. Seleksi tim nasional pun akan dilaksanakan untuk lomba penelitian di tingkat internasional, antara lain International Conference of Young Scientist 2023, Asia Pacific Conference of Young Scientist 2023, dan International Conference for Young Social Scientist 2023. (rls/bd)
