Ini, Alasan Gus Gus Mantap Dukung Kiyai Said Kembali Jadi Ketum PBNU

oleh -

Palapanews.com – Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se-Jawa, Madura dan Bali siap mendukung K.H. Said Aqil Siroj kembali maju mencalonkan sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026.

“Tentu kami soan dulu, kami soan dulu ke Bapak kita. Alhamdulillah beliau menyampaikan ke Kami terima kasih atas silaturrahim ini, dan akhirnya kami punya inisiatif mendorong Beliau untuk siap memimpin NU lagi di periode yang akan datang,” ungkap Gus Luqman HD Attarmasi, PP Tremas Pacitan, Jawa Tmur didampingi Gus Muhammad Ulil Abshor, PP Asshiddiqiyah 2 Batuceper, yang juga Sekjen Gus Gus Indonesia (GGI) Selasa (16/11/2021).

Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akan digelar pada pada 23-25 Desember 2021. Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se-Jawa, Madura dan Bali menyampaikan pokok pikiran sebagai berikut:

1. Bahwa Muktamar NU adalah forum tertinggi para Ulama dan Masyayikh NU, karena itu Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se-Jawa, Madura dan Bali berharap Muktamar dapat berlangsung dengan tetap marwah dan akhlaq keulamaan.

2. Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se-Jawa, Madura dan Bali melihat figur kepemimpinan NU harus mewakili sanad keilmuan dan perjuangan para ulama yang dijiwai oleh prinsip tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal dalam rangka mengemban tanggung-jawab keagamaan (mas’uliyah diniyah) dan kebangsaan (mas’uliyah wathaniyah).

3. Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se-Jawa, Madura dan Bali melihat kepemimpinan Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj selama 2 tahun periode telah menorehkan prestasi yang gemilang, dengan indikator-indkator kinerja yang menjanjikan di berbagai bidang.

Di bidang pendidikan, NU telah memiliki 43 perguruan tinggi (UNU dan ITNU) dan 21.045 unit pendidikan di bawah Ma’arif NU. NU juga telah memfasilitasi pemberian bea siswa kepada 30.000 santri NU untuk meneruskan pendidikan di berbagai jenjang.

Di bidang kesehatan, NU Telah memiliki 7 Rumah Sakit NU. Di bidang sosial, NU melalui LAZISNU telah menyalurkan dana zakat senilai Rp. 1.5 triliun. Di bidang keorganisasian, dalam rangka memperkuat jam’iyah madrasah kader dilakukan secara masif. Di bidang keuangan, NU telah melakukan penataan aset dan dan peningkatan akuntabilitas keuangan organisasi dengan melibatkan kantor akuntan publik.

Secara khusus di bidang pendidikan pondok pesantren telah mendorong melalui RMI NU (Rabitah Ma’ahid Islamiyah NU) untuk legalisasi terbitnya UU Pesantren Nomor 18 tahun 2019 dan penyetaraan lulusan pesantren sama seperti sekolah dan madrasah melalui pendidikan Muadalah, Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Ma’had Aly tingkat perguruan tinggi.

Baca juga : Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se-Jawa, Madura dan Bali Deklarasi Dukung Kiyai Said Kembali Pimpin PBNU

Berdasarkan hal – hal tersebut dengan memohon taufiq dan hidayah dari Allah Halaqah Gus Gus Pengasuh Pesantren NU se- Jawa, Madura, dan Bali, meminta kesediaan Prof. DR. K H Said Aqil Siroj untuk berkenan kembali memimpin NU Masa Khidmat 2021-2026 dalam rangka meneruskan dan menyempurnakan ikhtiar untuk memperkuat jamaah dan jami’iyah Nahdlatul Ulama. (bd)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.