Tambahan Modal Hingga 618 M, Gubernur Komitmen Dukung Bank Banten

oleh -
Gubernur Banten Bersama Petinggi Bank Banten. Foto: Beb
banner 300250

Palapanews.com- Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan Pemprov Banten akan komitmen memberikan dukungan sepenuhnya bagi PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten/BEKS)

Hal itu ditandai Bank Banten yang baru saja menyelesaikan rangkaian aksi korporasi rights issue. Perseroan mendapat tambahan modal hingga meraih pendanaan publik hingga Rp 618 miliar dari 8 miliar saham baru yang terserap.

“Gubernur Banten memberikan dukungan dan supporting sepenuhnya. Mari kita bersama-sama membangun Bank Banten. Provinsi Banten selalu bersama dengan Bank Banten, untuk memajukan bank yang kita cintai ini,” ujar Wahidin.

Keberhasilan BEKS dalam rights issue kali ini sejalan dengan capaian bisnis perusahaan yang juga tumbuh dengan sangat baik.

Sebagaimana yang dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan per September 2021 (unaudited), Bank milik Pemprov Banten tersebut melakukan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Rp1,19 triliun dalam rentang waktu lebih kurang lima bulan, dari Rp2,53 triliun per April 2021 menjadi Rp3,72 triliun per September 2021.

Angka ini ditopang oleh pertumbuhan Giro Rp833,44 miliar dari Rp464,78 miliar per April 2021 menjadi Rp1,29 triliun per September 2021, kenaikan giro didominasi dari pemindahan RKUD Pemprov Banten per tanggal 28 Mei 2021, Tabungan tumbuh Rp98,75 milliar, dari Rp261,44 miliar per April 2021 menjadi Rp360,19 milliar per September 2021 dan Deposito tumbuh Rp 257,88 miliar, dari Rp1,8 triliun per April 2021 sebesar menjadi Rp2,06 triliun per September 2021.

Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin menuturkan bahwa dari peningkatan dana pihak ketiga yang tumbuh secara signifikan membuat pihaknya bersiap melakukan penyaluran kredit yang masif bagi masyarakat. “Terkait dengan penyaluran kredit, bulan depan kami sudah siap mencairkan kredit UMKM sebesar sekitar Rp 400 miliar sebagai bentuk perwujudan salah satu misi kami yaitu mendukung program pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat Banten.” kata Agus.

Kondisi likuiditas Bank Banten, tambahnya, cukup likuid saat ini. “Kami juga sudah menawarkan kepada BPD-BPD untuk kerjasama asset buy dan dalam waktu dekat akan segera kami tindaklanjuti,” pungkas Agus.

Ditegaskan Agus, Bank Banten terus berupaya menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten. Berbagai langkah strategis untuk melakukan transformasi digital dilakukan oleh perseroan untuk menghadirkan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“Harapannya, Bank Banten bisa meraih cita-cita untuk kian meraih kepercayaan masyarakat,” harapnya. (beb)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.