Ratusan Miras Siap Jual Disikat Satpol PP Kota Tangerang

oleh -

Palapanews.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang melakukan razia terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pengedaran dan Pejualan Minuman Beralkohol, Kamis, 7 September 2021.

Dalam menjalankan aksinya, Satpol PP Kota melalui Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakumda) menyisir tiga lokasi yang ada di Kecamatan Batu Ceper dan Kecamatan Neglasari.

Kepala Bidang Gakumda, Iwan mengatakan, razia atau operasi minuman keras (keras) ini rutin dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Tangerang untuk meminimalisir peredaran miras di Kota Tangerang.

“Operasi miras ini terus kami lakukan untuk mengurangi atau meminimalisir peredaran miras di Kota Tangerang. Kami juga berharap agar masyarakat berperanserta untuk memberikan informasi jika terjadi peredaran miras dilingkungan sekitar,” kata Iwan.

Dalam operasi miras kali ini, kata Iwan, pihaknya berhasil mengamankan 215 botol minuman keras dari berbagai macam merek yang siap untuk dijual belikan kepada masyarakat. “Ratusan miras siap jual ini langsung kami bawa ke kantor untuk diamankan dan didata. Miras itu diperoleh dari warung-warung jamu,” paparnya seraya menambahkan, untuk para penjual miras, kartu identitasnya didata sebagai bentuk untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yakni mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“Sesuai peraturan yang berlaku di Kota Tangerang, jika minumas keras tidak boleh diperdagangkan dan diperjualbelikan di Kota Tangerang secara bebas,” tegas Iwan.

Sementara itu, salah satu pemuda Batu Ceper, Faridal Arkam memberikan support kepada Satpol PP Kota Tangerang yang kerap melakukan razia untuk menegakkan Perda yang ada di Kota Tangerang, salah satunya tentang minuman keras.

“Dengan razia miras seperti ini tentunya akan mengurangi peredaran miras di Kota Tangerang. Dan, ini harus terus dilakukan agar Kota Tangerang terbebaskan dari peredaran miras,” papar Faridal Arkam.

Pria yang akrab disapa Farid ini juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk mendukung program dari Pemerintah Kota Tangerang seperti larangan peredaran minuman keras.

“Untuk mencegah peredaran miras tentunya harus ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah. Masyarakat harus mau dan berani memberikan informasi jika terjadi adanya jual beli miras di lingkungan,” jelas Farid seraya menambahkan, hal ini untuk mencegah agar generasi muda tidak terpengaruh atau terjemurus kedalam hal-hal yang negatif.(ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.