Sekolah Islam Al-Azhar BSD Akan Gunakan Scan Barcode dalam PTM Terbatas

oleh -
Suasana PTM di Al Azhar BSD. Foto: Nad

Palapanews.com- Vaksinasi covid-19 menjadi salah satu syarat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Seperti halnya Sekolah Islam Al-Azhar BSD yang tengah menyiapkan scan barcode bagi siswa yang mengikuti PTM terbatas.

Kepala SMP Islam Al-Azhar BSD, Dedi Hidayat mengatakan, wacana scan barcode sebagai tanda sudah divaksin masih dalam proses dan akan bekerjasama dengan Peduli Lindungi.

Nantinya, selain pengecekan suhu tubuh, cuci tangan maupun protokol kesehatan covid-19 lainnya, para siswa diharuskan melakukan scan barcode sebagai tanda jika mereka sudah divaksin.

“Ya itu scan barcode belum berfungsi, jadi ke depan kita kerjasama dengan Peduli Lindungi. Dan, sampai saat ini masih sedang diurus,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021).

Diketahui masih ada 10 persen siswa SMP Al-Azhar BSD yang belum menjalani vaksin karena beberapa faktor.

“Ada sekitar 10 persen yang belum, faktor yang pertama belum cukup umur, kedua dia belum tiga bulan recovery positif. Jika sudah, segera mereka akan divaksin,” ujarnya.

Masih kata Dedi, saat ini SMP Islam Al-Azhar BSD menggunakan sistem blended learning yakni siswa bisa mengikuti PTM terbatas maupun mengikuti pembelajaran melalui daring.

“Sekarang ada belajar di rumah dan di sekolah kita pakai blended learning. Dan, untuk di sekolah kita sudah siapkan dokter khusus yang siaga jika ada siswa sakit,” papar Dedi.

Sampai saat ini, kata Dedi, pelaksanaan PTM terbatas berjalan dengan baik tanpa ada kendala yang berarti.

“PTM terbatas berjalan baik, dari gerbang utama sudah sesuai protokol kesehatan PTM dan berjalan dengan baik. Pantauan dari BKOMS dan komite juga sangat baik,” tandasnya. (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.