Komunitas Moge B’Brothers Doa Bersama untuk Kru Nanggala-402

oleh -
Komunitas B'Brothers berbagi takjil dan doa bersama. Foto: Nad

Palapanews.com- Kejadian tenggelamanya kapal selam KRI Nanggala-402, menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia maupun dunia.

Ucapan duka hingga doa mengalir untuk ke-53 awak kapal selama Nanggala-402, terus dipanjatkan. Seperti yang dilakukan oleh komunitas motor gede (Moge) Bintaro Brothers (B’Brothers) bersama dengan jajaran Polri di Pusdiklantas Mabes Polri.

Ketua Umum B’Brothers, Abraham Busro menjelaskan, jika kegiatan doa bersama yang dilakukan di Pusdiklantas, Serpong Utara, Tangsel juga mengajak puluhan anak yatim.

“Kita mendoakan atas terjadinya musibah nasional KRI Nanggala-402. Mudah-mudahan semua awak kapal diterima di sisi Allah SWT. Dan kami juga berdoa agar apa yang dicita-citakan bangsa Indonesia bisa tercapai,” tutur Busro, Senin (3/4/2021).

Selain melakukan doa bersama, B’Brothers juga melakukan pembagian takjil dan masker hingga melakukan Swab Antigen.

Lanjut Busro, dengan kegiatan tersebut, pihaknya ingin menunjukan jika komunitas moge tidak melulu dikenal sikap arogannya.

“Kita motor besar itu bukan hanya main motor saja, tapi ada wujud kepedulian sosial terhadap sesama masyarakat. Tiap tahun kita lakukan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapusdiklantas Mabes Polri Kombes, Djhoni Hendra mengaku turut berduka atas musibah tenggelamnya KRI Nanggala. Rasa empati itu ditunjukkan dengan bersama-sama menggelar doa bagi para awak kapal selam maupun keluarga yang ditinggalkan.

“Kita semua berdoa agar baik awaknya, ataupun keluarga yang ditinggalkan diberi tempat terbaik dan diberi ketabahan,” jelas Djhoni.

Djoni pun mengapresiasi rangkaian kegiatan sosial oleh para pengendara Moge B’Brothers, karena kesadaran berbagi itu harus dilestarikan terlebih saat ini dalam masa pandemi.

“Ini luar biasa, komunitas B’Brothers tidak pernah tinggal diam di bulan suci yang penuh berkah ini untuk saling berbagi. Makna yang dikutip adalah bagaimana kita dapat merasakan kondisi yang dirasakan orang-orang yang tidak mampu,” tutupnya. (nad)

Komentar Anda

comments