Bikin Paspor Kolektif, Petugas Imigrasi Sambangi Warga Puri Bintaro

oleh -
Warga memanfaatkan layanan jemput bola Imigrasi Kelas 1A Tangerang. Foto: Nad

Palapanews.com- Pelayanan dalam pembuatan atau perpanjangan paspor di era Pandemik kini lebih mudah. Bahkan, bisa dilakukan secara kolektif antar warga, sehingga para petugas dapat melaksanakan tugasnya secara jemput bola.

Seperti dilakukan warga Puri Bintaro Sektor 9, sedikitnya 50 warga mendaftarkan diri secara daring dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak Unit Layanan Paspor Imigrasi Kelas 1 Tangerang-BSD.

Menurut RW 09 Puri Bintaro Gamawati Soemaatmadja, adanya pelayanan jemput bola tersebut diketahui saat dirinya mendengar siaran radio. Kemudian, Gama menanyakan pelayanan tersebut ke Imigrasi terkait.

“Tentunya dengan memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Yakni, dalam satu sesi harus 50 orang tidak boleh lebih, tempatnya memenuhi protokol kesehatan, nyaman, terang. Lalu formulir diberikan secara online dan dikumpulkan ke saya selaku RW dan pihak Imigrasi melakukan survey lokasi ke Gazebo RT 5 yang dinilai memungkinkan,” ungkapnya Senin (19/10/2020).

Para pengurus pun, lanjut Gama, secara bergotong royong membawa meja, menyiapkan backdrop putih. Sedangkan, pengecekan berkas dan perbaikan dilakukan melalui WhatsApp.

“Jadi, pada hari H pemohon hanya melengkapi berkas, wawancara dan foto. Sesi selanjutnya akan dilakukan pekan depan, dengan biaya sesuai prosedur. Selanjutnya, pemohon tinggal menunggu SMS dari Imigrasi dan pengambilan dapat dilakukan perwakilan dengan Surat Kuasa kepada Ketua RW,” tandasnya.

Gama menambahkan, kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi orang lain sudah seharusnya kita lakukan. Terlebih di era masa seperti ini. Bahkan, sebagai ketua paguyuban RW, ia memberikan informasi kepada RW lainnya yang mau membuat atau memperpanjang paspor agar dilakukan secara kolektif.

“Fungsinya RW bukan hanya mengurusi lingkungan saja, tapi juga membantu para warga di lingkungan. Jika kita melihat sesuatu yang harus dibenahi maka harus dibenahi,” pungkasnya. (nad)

Komentar Anda

comments