Jadi Sarang Prostitusi, Pemkot Tangsel Bakal Cek Izin Hotel Budget

oleh -
Petugas Satpol PP mengamankan PSK dari salah satu hotel, belum lama ini. Foto: Dok

Palapanews.com- Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menjajakan diri kerap terjaring oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangerang Selatan (Tangsel) di beberapa hotel budget, seperti OYO, Reddoorz, Kinari Residence dan juga ada berapa apartemen di wilayah Tangsel.

Untuk itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie akan mengecek perizinan hotel-hotel tersebut. Bahkan, dirinya menyarankan Satpol PP Tangsel agar memberikan laporan perizinan bangunan disetiap melakukan operasinya, sehingga bisa dilaporkan ke Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany.

“Izin bangunannya ya biasa aja, nanti kita coba lihat perizinannya seperti apa. Dia IMB-nya jenis apa. Nanti Satpol PP bikin laporan izinnya ke Walikota,” ujarnya, Jumat (3/7/2020).

Ben mengaku akan terus memerintahkan Satpol PP untuk rutin melakukan operasi di sejumlah hotel dan kosan yang disinyalir menjadi tempat prostitusi.

“Engga ada toleransi buat yang kayak gitu. Saya perintahkan Satpol PP tegakkan aturan. Dalam masa PSBB ini jangan ada yang coba-coba cari celah,” lanjut Benyamin.

Sementara Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al Fakchry mengatakan saat ini proses pengecekan IMB masih dalam tahap penyelidikan.

“Ya, masih dalam proses lidik,” singkatnya saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Satpol PP Tangsel mengamankan delapan pasangan selingkuh dan tiga wanita yang menjajakan dirinya atau di hotel tersebut pada (26/6/2020) lalu.

Banyaknya wanita BO yang menjual jasanya di beberapa hotel di Tangsel, karena karaoke dan panti pijat masih dilarang untuk berbuka sepanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu, diketahui saat wanita BO dimintai keterangan di Kantor Satpol PP Tangsel.

“Iya kan tempat hiburan ditutup semua, karaoke, massage. Ya kan terus dia bilang ini sudah berapa bulan lah kita bisa kaga makan ini. Makannya dia BO di hotel-hotel, kan mereka banyak langganan,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments