Miliki Senjata Api dan Narkotika, 2 Pria Dibekuk Polres Tangsel

oleh -
Petugas kepolisian menunjukan barang bukti senjata api dan narkotika di Mapolres Tangsel. Foto: Nad

Palapanews.com- AJH (29) dan WM (31), dua pria yang kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu dan ganja, serta Senpi rakitan berhasil dibekuk Tim Vipers Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan. Keduanya dibekuk di lokasi berbeda.

“Dari penangakapan tersangka WM didapati satu plastik sabu dan lima bungkus ganja kering. Kemudian anggota melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Dari pemeriksaan tersebut, WM mengaku mendapat barang dari AJH,” ujar Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Senin (9/12/2019).

Setelah mendapat informasi dari WM, kata Kapolres, anggota kemudian melakukan pengejaran ke rumah tersangka AJH di kawasan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Ketika anggota menggeledah rumah AJH ditemukan barang bukti sabu 0,66 gram, paket ganja kering 3,52 gram dan juga didapati satu senpi rakitan, dua buah senjata air soft gun, satu senjata pen gun beserta 21 peluru tajam dan 173 butir peluru ram merek superfix,” ungkapnya.

Sedangkan dari pengakuan AJH, atas kepemilikan senjata api rakitan, senjata air soft gun dan pen gun didapatinya dengan cara membeli disalah satu penjualan online shop.

“Semua senjata yang diperoleh dibelinya secara online dengan harga yang berbeda-beda. Untuk dua air soft gun dibeli seharga masing-masing Rp2 juta, senpi rakitan seharga Rp4 juta dan satu pen gun seharga Rp1 juta beserta pelurunya,” kata Ferdy.

AJH mengaku kepemilikan senjata api hanya untuk berjaga-jaga disaat sedang bertransaksi narkotika maupun sedang memakai barang haram tersebutm

Atas perbuatannya, WM dan AJH dikenakan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

“Sementara untuk AJH dikenakankan pasal tambahan yakni pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak yang ancaman hukumannya hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara 20 tahun,” jelasnya. (nad)

Komentar Anda

comments