Kawasan Intermoda BSD City Terus Berkembang, Cisauk Makin Dilirik

oleh -
Salah satu titik kawasan Intermoda BSD City di Cisauk. Foto: Nad

Palapanews.com- Terintegrasi dengan pengembangan kawasan Intermoda BSD City yang berorientasi pada kemudahan akses transportasi publik dan mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD), kini kawasan Cisauk menjadi investasi menarik.

Hal ini dibuktikan dengan kerjasama antara Sinar Mas Land dengan KAI dalam merealisasikan perluasan Stasiun Cisauk. Selain itu dengan habisnya penjualan Cisauk Point Apartemen yang pembangunannya dimulai sejak Agustus 2019 lalu.

Cisauk Point juga menjadi kawasan yang terjamin nilai investasinya, karena berlokasi di kawasan Intermoda BSD City yang merupakan commercial mixed-use development yang dikembangkan di atas lahan seluas 25 hektar.

Adanya pembangunan gedung baru Stasiun Cisauk sebagai wujud komitmen untuk membangun sistem transportasi publik yang mudah, terintegrasi dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Kabupaten Tangerang atau dari wilayah Jakarta sekitarnya menuju ke BSD City dan sebaliknya dan akan menjadi salah satu komponen penting dalam upaya untuk mengembangkan TOD.

Menurut Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe, dengan adanya Stasiun Cisauk yang terkoneksi dengan Kawasan Intermoda BSD City, diharapkan dapat menghasilkan perubahan ekonomi bagi masyarakat setempat dan memberi kesempatan lapangan kerja, khususnya di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kawasan ini juga memiliki terminal bus layang (elevated) atau jembatan penghubung di atas udara atau skywalk sepanjang 350 meter sebagai pintu masuk dan keluar Pasar Modern dan Terminal Shuttle Bus BSD Link yang dibangun oleh Sinar Mas Land.

Demi kenyamanan pengunjung kawasan ini juga dilengkapi area parkir untuk kendaraan pribadi. Untuk mempermudah pengunjung yang dijemput di pintu lobi utama, pengembang juga menyiapkan fasilitas kiss & ride (drop off). Pengunjung juga mendapat banyak pilihan akses transportasi yang baik dan nyaman lewat keberadaan pangkalan taksi di depan lobi.

“Dengan demikian masyarakat yang tinggal di kawasan ini akan memperoleh kemudahan dalam melakukan aktifitas karena semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan. Kami juga berharap agar keberadaan Kawasan Intermoda BSD City dapat memberikan manfaat sebanyak mungkin dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan bagi masyakat di kemudian hari,” tutup Dhony.

Stasiun Cisauk yang dirancang dapat menampung 20.000 penumpang per hari melayani KRL Commuter Line rute perjalanan Jakarta (Stasiun Tanah Abang)–Rangkas Bitung (Stasiun Maja). Selain itu, dibangun dengan konsep arsitektur futuristik serta dilengkapi fasilitas-fasilitas yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Stasiun memiliki dua lantai dengan dilengkapi eskalator dan lift yang memudahkan pergerakan penyandang disabilitas.

“Kami menyambut positif beroperasinya gedung baru Stasiun Cisauk. Diharapkan fasilitas tersebut dapat memberikan pengalaman dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menggunakan fasilitas publik yang memadai. Gedung baru Stasiun Cisauk terintegrasi dengan kawasan Intermoda BSD City, tentunya akan memudahkan kehidupan masyarakat Tangerang khususnya BSD City dan sekitarnya yang mobilitasnya yang dinamis,” ungkapnya.

Konsep TOD ini sudah diterapkan di negara-negara maju, termasuk di negara tetangga Singapura. Konsep TOD Intermoda BSD City ini tercatat merupakan yang pertama di Indonesia dan berharap dapat diterapkan juga di wilayah lain untuk mendukung kenyamanan mobilitas masyarakat. (red)

Komentar Anda

comments