IKEI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Genset

oleh -
Peserta pelatihan foto bareng Ketua IKEI (tengah). foto : bd

Palapanews.com – Guna meningkatkan kompetensi para anggotanya, Ikatan Engineers Indonesia (IKEI) terus menyelenggarakan uji kompetensi dan sertifikasi di berbagai bidang. Event ini, mendapat sambutan antusias peserta.

Gelaran IKEI kali ini, berupa Pelatihan dan Sertifikasi Operator PLTD/Genset Terakreditasi Kementerian ESDM. Event berlangsung dalam dua hari pada Sabtu dan Minggu, 28-29 September 2019 di Hotel Ibis, Gading Serpong.

“Jumlah peserta kali ini, sebanyak tiga puluh dua orang se-Jabodetabek, tapi ada beberapa peserta dari luar daerah,” kata Agus Salim, Ketua IKEI saat ditemui disela kegiatan pelatihan dan sertifikasi, Sabtu (28/9/2019).

Menurutnya kegiatan kompetensi Operator Genset sangat penting, dimana operator genset ini salah satu syarat dari beberapa instansi yaitu wajib. Di mana apabila ada perusahaan atau instansi yang mempunyai genset, itu wajib mempunyai operator genset.

“IKEI ini, memfasilitasi bagaimana supaya anggotanya tersertifikasi semua, artinya di sini bisa membantu perusahaan itu sendiri dalam perizinan,” jelas Agus.

Kalau sudah memiliki sertifikat, lanjutnya, artinya kemampuan mereka sudah diakui baik oleh perusahaan ataupun oleh negara, karena kegiatan ini bekerjasama dengan lembaga sertifikasi mandiri. Sertifikasi ini, pula dikeluarkan oleh Kementerian ESDM.

Hingga saat ini, menurut Agus, dari keseluruhan anggota IKEI se-Indonesia barus sekitar 40 % yang sudah mengantongi sertifikat kompetensi. Masih menurut Agus, uji kompetensi yang digelar IKEI juga berlangsung di daerah-daerah.

Dityo Pramono, Assesor Kompetensi dari PT. Sertifikasi Kompetensi Mandiri (SKM) mengutarakan dalam dua hari ini, peserta mengikuti ujian berupa ujian tertulis (teori) dan ujian praktek. Untuk assesornya biasanya berjumlah tiga orang.

Pelatihan dan sertifikasi memiliki dasar hukum antaralain; UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, UU No. 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan, Permen SDM RI No.5 /2014 Pasal 25 tentang Tenaga Teknik Ketenagalistrikan dan Permenaker RI No. 38 Tahun 2018 tentang Akreditasi dan Sertifikasi Listrik. (bd)

Komentar Anda

comments