Nyaris Roboh, Pemkot Tangsel Bakal Bangun Rumah Yekah

oleh -
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat mengungji warga Serpong, Yekah. Foto: Nad

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) merespons langsung ihwal mencuatnya berita tentang kondisi rumah warga Rawa Mekar Jaya, Serpong, Yekah yang nyaris roboh. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah bakal merenovasi rumah yang berlokasi di Kampung So RT 04/RW 02 Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong tersebut.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie bertandang langsung ke kediaman Yekah. Wakil Walikota dua periode ini mengaku prihatin karena ada warganya yang hidup tidak memenuhi kesehatan bahkan tidak memenuhi standar hidup layak.

“Kita akan lakukan pembangunan baru dengan sumber dana dari BJB, Baznaz dan standar bangunan dari Dinas Perkimta pada bulan depan. Ada 2 unit rumah yang akan dilakukan pembangunan baru sesuai standar kesehatan,” jelasnya di kediaman Yekah, Jumat (2/8/2019).

Sedangkan, bagi adik Yekah akan diberikan pelatihan sablon, Yekah akan diberikan modal berdagang dan keterampilan menjahit.

“Sebetulnya rumah beliau masuk daftar bedah rumah tahun lalu, kenapa gak masuk mungkin karena persyaratan dan tidak masuk seleksi. Karena jumlah APBD bedah rumah terbatas. Tapi Alhamdulillah mulai bulan depan sudah mulai dibangun rumah ibu Yekah,” ungkapnya.

Sementara itu, Yekah yang kaget akan kedatangan Wakil Walikota Tangsel sangat senang atas bantuan yang sudah diberikan. Hanya saja, dirinya ingin memastikan rumahnya segera dibangun dan menepati janji-janji yang diberikan oleh pihak Pemkot Tangsel.

“Mudah-mudahan cepet dibangun dan cepet selesai, dan janjinya harus ditepatin. Saya cuman minta rumah dibenerin. Kalau untuk pelatihan ngejahit masih bingung kan punya anak jagaian emak juga. Kalau dikasih modal buat buka warung sih pengen,” imbuhnya.

Baca Juga: Dikepung Kawasan Elit BSD, Rumah Milik Yekah Nyaris Roboh

Sebelumnya, rumah yang berukuran 5×6 itu terlihat bagian atapnya hanya ditutupi plastik-plastik maupun triplek bekas. Jika musim penghujan tiba, Yekah bersama anak-anaknya harus menyelamatkan pakaian serta buku sekolah agar tidak basah. (nad)

Komentar Anda

comments