Dinkop & UKM Tangsel Upgrade Skill Akuntansi Pengurus Koperasi

oleh -
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie (kedua dari kiri) didampingi Plt Kepala Dinkop Dahlia dan jajarannya. Foto: Nad

Palapanews.com- Sebanyak 70 pengurus koperasi yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan akuntasi lanjutan. Kegiatan yang diprakarsai Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) setempat ini digelar di Hotel Marilyn, Serpong, Rabu (24/7/2019).

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie Kota Tangsel merupakan kota perdagangan barang dan jasa, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Mengengah Daerah (RPJMD). Hal ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi sebesar 7,2 persen dan bisa menjadi peluang bisnis bagi Kota Tangsel.

“Oleh sebab itu, hadirnya para peserta dalam Bintek ini diharapkan untuk memberikan bobot lebih dan membangun kepercayaan publik terhadap sebuah koperasi sebagai wadah perhimpunan ekonomi,” ujarnya kepada Palapanews.

Ia pun mengimbau agar masyarakat Tangsel harus melihat Kota Tangsel kedepan, dengan kemajuan infrastuktur dan hebatnya Tangsel dimasa yang akan datang.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Dinkop dan UKM Tangsel, Dahlia Nadeak memaparkan kegiatan ini digelar untuk mengembangkan kompetensi pengurus dalam mengelola keuangan yang bersumber dari aktifitas kegiatan koperasi tersebut.

“Sekitar 70 pengurus koperasi yang mengikuti Bimtek ini diajari membuat laporan neraca keuangan, jurnal dan semua tentang akuntansi. Agar mereka dipercaya oleh para anggota dan bisa menempatkan dengan tepat agar laporan bisa langsung dibaca oleh anggota,” jelasnya.

Dengan adanya pelatihan ini semoga koperasi di Tangsel bisa lebih sempurna dan bisa lebih seragam lagi dalam pembuatan pelaporan tentang kegiatan koperasi.

“Sisi neraca laporan pun harus akuntabel. Sehingga, koperasi simpan pinjam yang ada di Tangsel sehat dan berkualitas. Karena koperasi yang dinyatakan sehat adalah yang pelaporan keuangannya bagus dan aktifitas kegiatannya bagus,” ungkapnya.

Seperti tiga koperasi yang berhasil meraih penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional dan bakti koperasi yang pengurusnya peduli akan pengembangan dan pendapatan keluarga.

“Jadi raihan penghargaan koperasi berprestasi ini sebagai salah satu bukti bahwa dengan adanya Bimtek Akuntansi yang kita lakukan ini mendapatkan hasil. Harapan kami tahun depan jangan hanya tiga koperasi, namun harus semua prestasi di Kementrian harus kita dapatkan,” imbuhnya.

“Koperasi diharapkan mampu mengembangkan bisnis dan memberikan Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada anggotanya. Maka apa yang diinginkan dapat tercapai melalui pengembangan ekonomi kerakyatan. Mari kita kembangkan koperasi dan ukm di Kota Tangsel.”

Untuk diketahui, tiga narasumber dalam pelatihan ini berasal Kementerian Koperasi & UKM RI dan Lembaga Pendidikan Perkoperasian Nasional (LAPENKOPNAS). (adv)

Komentar Anda

comments