Pahami Gejala Radang Amandel Pada Anak

oleh -
Pahami gejala radang amandel. Foto: Hellosehat

Palapanews.com- Ada kalanya amandel mengalami peradangan sehingga membengkak dan menyebabkan sakit pada tenggorokan. Kondisi yang disebut sebagai tonsilitis ini dapat terjadi pada setiap orang dari berbagai kelompok usia, tapi anak berusia 5-15 tahun lebih rentan mengalaminya. Nah, waspadalah jika Si Kecil mulai mengeluh sakit pada tenggorokannya. Sebagai langkah antisipasi, mari kenali apa saja berbagai gejala dan cara mengatasi radang amandel pada anak.

Gejala radang amandel pada anak, apakah membahayakan?

Dikutip dari Hellosehat, amandel sebenarnya merupakan kumpulan jaringan lunak yang membantu tubuh melawan infeksi. Namun, virus dan bakteri juga dapat menginfeksi amandel dan menyebabkan peradangan akut. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, peradangan akut pada amandel dapat berkembang menjadi peradangan kronis.

Radang amandel pada anak biasanya ditandai oleh gejala berupa:

  • demam dan tidak enak badan
  • sakit tenggorokan
  • amandel tampak bengkak atau kemerahan
  • pembengkakan kelenjar getah bening di area leher
  • kesulitan menelan
  • bau mulut
  • berkurangnya nafsu makan

Sebagian anak yang mengalami kondisi ini juga dapat menunjukkan ciri lain seperti sakit pada kepala, telinga, dan perut, serta munculnya bintik putih kekuningan pada amandel.

Cara mengatasi radang amandel pada anak

Radang amandel biasanya dapat membaik dengan perawatan di rumah. Akan tetapi, Anda tetap disarankan untuk membawa si kecil ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Hal ini juga akan mencegah kondisi anak bertambah parah.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan pada mulut, belakang tenggorokan, dan leher. Untuk menentukan apakah si kecil mengalami radang amandel, selanjutnya dokter akan mengambil sampel dari amandel untuk kemudian diuji di laboratorium.

Penanganan radang amandel pada anak akan disesuaikan dengan penyebabnya. Untuk radang amandel yang disebabkan akibat virus, umumnya kondisi ini akan pulih dengan sendirinya. Hal yang mesti Anda lakukan adalah memastikan si kecil mengonsumsi makanan bergizi dan banyak minum supaya meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Sementara jika penyebabnya adalah bakteri, anak Anda perlu mengonsumsi antibiotik sesuai dosis yang dianjurkan. Dokter juga dapat menyarankan operasi pengangkatan amandel, tapi prosedur ini biasanya hanya dilakukan bila infeksi sangat parah, sering kambuh, atau menimbulkan masalah pernapasan pada anak.

Guna membantu buah hati Anda pulih dari radang amandel, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Berikut di antaranya:

  • Berikan anak Anda lebih banyak minum untuk mengurangi nyeri pada tenggorokan dan mencegah dehidrasi.
  • Pastikan ia cukup beristirahat untuk memulihkan sistem kekebalan tubuhnya.
  • Berikan ia makanan bertekstur lembut.
  • Jika dokter memberikan antibiotik, pastikan anak Anda mengonsumsinya sesuai anjuran. Antibiotik harus dikonsumsi sampai habis walaupun kondisi anak Anda telah membaik, sebab penggunaan antibiotik yang salah dapat memicu infeksi kembali di kemudian hari.
  • Berikan paracetamol atau ibuprofen apabila disarankan oleh dokter. Hindari pemberian aspirin atau produk yang mengandung aspirin pada anak berusia di bawah 16 tahun.

Radang amandel biasanya akan pulih setelah beberapa hari. Namun, bawalah anak Anda ke dokter bila kondisinya tak membaik atau ia mengalami kesulitan bernapas, menelan, serta membuka mulut.

Setelah anak Anda pulih, Anda dapat mencegah radang amandel muncul kembali dengan selalu menjaga kebersihan tangan dan lingkungan di sekitarnya. Jangan biarkan anak Anda berbagi makanan, minuman, atau handuk bila terdapat anggota keluarga yang mengalami radang amandel. Berikan pula ia sikat gigi yang baru begitu kondisinya telah pulih. (hs)

Komentar Anda

comments