Transaksi di Gubuk, Kupu-kupu Malam Setengah Tua Kena Razia

oleh -
Petugas Satpol PP mendata identitas wanita yang terjaring razia. Foto: Ydh

Palapanews.com- Wanita berusia 55 tahun tertunduk lesu, saat diamankan  oleh personel Satpol PP Kota Tangerang, Sabtu, 23 Maret 2019.

Wanita yang tinggal di Pasar Baru ini diamankan bersama seorang lelaki yang diduga hidung belang disekitaran Pasar Tanah Tinggi Kota Tangerang saat sedang bertransaksi prostitusi.

Sebelumnya, sempat terjadi kejar kejaran antara petugas dan lelaki hidung belang yang diduga menjadi tamu wanita berinisial YN, yang mengakibatkan kemacetan disekitar lokasi.

Untungnya, masyakat yang mulai jengah dengan aktivitas prostitusi dilokasi tersebut, turut membantu petugas yang didampingi jajaran TNI/Polri untuk menyisir setiap gubuk yang disinyalir dijadikan tempat mesum para kupu- kupu malam yang biasa mangkal disekitar lokasi Pasar Tanah Tinggi.

Dalam penyisiran tersebut, petugas mendapati 7 wanita yang diduga PSK tengah melayani tamunya didalam gubuk yang menurut pengakuan dari para PSK disewa Rp20 ribu setiap kali masuk.

“Ngga tentu sih mas, paling satu hari paling banyak dapat dua, buat kamar satu kali main sewanya dua puluh ribu,”jelas SRM (46) salah satu PSK yang mengaku telah tiga bulan terakhir menjajakan dirinya dengan berpura pura berjualan kopi keliling.

Ia mengaku memasang tarif bervariatif mulai dari Rp100 hingga Rp200 ribu dalam setiap melayani tamunya yang disebutnya berasal dari kalangan pengemudi truk yang biasa mengantar sayur ke pasar.

“Ngga cuma sopir sih, ada juga asongan sama orang yang mau ke pasar cuma jarang banget dapat tamu yang berani bayar Rp200 ribu, paling banter cepek, itu juga dipotong sewa kamar Rp20 ribu,” kata SRM.

Kendati telah berumur, SRM beralasan terpaksa menjadi PSK lantaran terdesak himpitan kebutuhan, terlebih telah dua tahun belakangan sang suami menderita kelumpuhan.

“Tadinya cuma jualan kopi keliling, tapi hasilnya kurang buat nutup makan sehari – hari,” ujar SRM.

Gufron Falfeli, Kepala Bidang Ketertiban Umum pada SatpolPP Kota Tangerang menjelaskan, dalam operasi tersebut pihaknya mendapati 7 PSK dan satu orang pria hidung belang.

“Kami mendapati laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan para kupu-kupu malam yang biasa mangkal di depan Pasar Tanah Tinggi,” imbuh Gufron.

Dari tangan kupu- kupu malam tersebut, jajarannya juga mengamankan beberapa bungkus alat kontrasepsi dan termos air panas.

“Modus yang mereka gunakan adalah berpura pura menjadi penjual kopi keliling,”tukasnya.

Dirinya mengaku akan terus melakukan operasi serupa untuk mempersempit ruang gerak prostitusi, sehingga Kota Tangerang dapat lebih layak untuk dikunjungi.

“Terlebih saat ini Kota Tangerang menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ, tentunya kami tidak menginginkan ada prostitusi disini,”jelasnya.

Pria pecinta mobil klasik ini mengungkapkan, tujuh kupu-kupu malam yang berhasil diamankan tersebut selanjutnya dikirim ke dinas sosial untu diberikan pembinaan agar tidak lagi turun kejalan.

“Kami data, setelah itu diserahkan ke dinsos untuk diberikan pembinaan,” jelasnya. (ydh)

Komentar Anda

comments