Lahan Belum Dibayar, Ahli Waris Blokade Jalan Mal Bintaro XChange

oleh -
Warga mengaku ahli waris memblokir pintu masuk ke mal Bintaro Jaya XChange. Foto: Nad

Palapanews.com- Sekelompok warga melakukan blokade di salah satu akses pintu keluar mal Bintaro Jaya Xchange (BXC), Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (18/3/2019). Aksi ini menyusul sengketa lahan di pusat belanja tersebut.

Diketahui, sekelompok warga itu merupakan ahli waris bersama puluhan simpatisannya. Aksi tersebut dilakukan lantaran adanya sengketa lahan milik ahli waris yang belum dibayarkan.

Kuasa hukum ahli waris, Poly Betaubun mengatakan ahli waris memiliki alas hak Girik C 428. Bahkan, Poly mengaku selama hidupnya ahli waris tidak pernah mengalihkan dalam bentuk jual beli atau hibah yang di dalam tanahnya dibangun sebuah bangunan.

“Jadi ibu Yatmi selaku ahli waris tunggal ini ingin haknya kembali. Pihak ketiga, kelurahan menyatakan alas hak girik C 428 dan Pejabat Pembuat Akte Tanah Sementara (PPATS) di kecamatan juga menyatakan tidak pernah ada peralihan atas nama Alin bin Embing dalam hal ini kakeknya ahli waris,” jelasnya.

Adanya upaya aksi damai oleh ahli waris ini agar pengembang dan Walikota Tangsel bisa menyelesaikan pokok masalah secara baik-baik.

“Intinya, kami siap mengkonfortir data, kalau ada peralihan tolong tunjukan datanya. Karena ahli waris memiliki sejumlah dokumen bukti kepemilikan tanah dengan luas 11.320 meter persegi tersebut,” imbuhnya.

Yatmi menceritakan, saat itu, ayahnya tidak terlalu memikirkan tanah belasan ribu miliknya karena dipikir tidak bisa dipindahkan.

“Bapak saya kan enggak mikirin, tanah enggak akan ke mana, tanah enggak akan lari, enggak akan pergi. Tanahnya tiba-sudah dibeli Bintaro katanya. Tapi Bapak saya enggak ngerasa ngejual,” ujarnya.

Hingga saat berita diturunkan, pihak JRP belum mau memberikan keterangan terkait kepemilikan tanah tersebut. (nad)

Komentar Anda

comments