Pelaku Industri Kecil di Tangsel Harus Tingkatkan Daya Saing

oleh -
Disperindag Tangsel melakukan sosialisasi SNI kepada pelaku IKM. Foto: Ist

Palapanews.com- Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus terus berbenah agar produknya bisa diterima di pasar bebas. Maka itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat rajin melakukan pembinaan.

Salah satunya, sosialisasi tentang pentingnya menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI), Rabu (13/3/2019). Ada 60 pelaku IKM di Tangsel turut serta dalam sosialisasi yang digelar di Balaikota Tangsel, Ciputat.

“Untuk menghadapi persaingan di pasar bebas diperlukan adanya perbaikan daya saing IKM melalui penerapan SNI yang terbukti dapat meningkatkan daya saing khususnya untuk home industry,” kata Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana.

SNI menjadi salah satu unsur penting untuk pengawasan mutu produk. Selain itu yang perlu diperhatikan juga adalah upaya membangun daya saing IKM melalui inovasi dan kreativitas,

“Dengan demikian SNI merupakan hal yang tidak bisa ditawar oleh para pelaku IKM apabila menginginkan produknya tetap ‘survive’ (sintas) dan berkembang serta mampu berkompetensi dalam era perdagangan bebas saat ini,” katanya.

Penerapan SNI ini, menurut Maya bertujuan untuk melindungi konsumen dari serbuan masuknya barang-barang impor dan penerapan standarisasi perdagangan global.

“SNI untuk melindungi konsumen, sekaligus mendukung persaingan perdagangan yang sehat di dalam negeri. Sehingga dapat meningkatkan daya saing produk khususnya produk industri kecil dan menengah,” tandasnya. (hms/one)

Komentar Anda

comments