Muhamad: Persitangsel Tak Pernah Ditawari Mafia Sepak Bola

oleh -

Palapanews.com- Kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia terungkap, setelah Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri dan Metro Jaya bekerja cepat menangkap sejumlah pejabat di PSSI.

Liga 2 dan Liga 3 menjadi sasaran empuk para mafia demi meraih keuntungan dan memberikan kemenangan kepada klub untuk naik kasta ke kompetisi yang lebih tinggi lagi.

Persitangsel yang bermain di Liga 3 pun, pernah dirugikan. Meski demikian, Ketua Askot PSSI Tangsel, Muhamad akan menolak tegas jika Persitangsel mendapat tawaran dari mafia sepak bola.

“Saya enggak mau (tawaran mafia sepak bola), saya akan marah. Karena tiap pertandingan kami selalu fight untuk menang, meski selalu dirugikan,” jelas Muhamad, Sabtu (26/1/2019).

Ia memberikan contoh pada saat Peristangsel menghadapi Persik Kendal selakh tuan rumah di tahun 2017 lalu di babak Nasional. Persitangsel yang harus takluk dengan skor 2-0 dan memupuskan harapan untuk berlaga di Liga 2, menganggap dirugikan dan banyak keputusan wasit yang merugikan Persitangsel.

“Waktu kami bermain di Liga 3 sangat sering kami dirugikan, contohnya saat Liga 3 pada saat Persitangsel melawan Persik Kendal tuan rumah, kami banyak dirugikan oleh keputusan wasit,” tuturnya.

Meski begitu, Muhamad tak ambil pusing mengenai adanya mafia sepak bola. Dirinya hanya mengintruksikan, kepada anak-anaknya untuk bermain dengan fair play dan kalau pun kalah, tentunya secara terhormat.

“Saya pengennya wasit di Indonesia itu jujur. Tapi, yang penting anak-anak kami bermain fair play dan siapapun lawannya hadapi. Kalau pun, kalah secara terhormat,”

Dirinya pun, mendukung Ketua Umum PSSI Joko Driyoni (Jokdri) menggantikan Edy Rahmayadi yang mundur setelah tiga tahun memimpin PSSI.

Menurutnya, Jokdri merupakan sosok yang begitu paham sepak bola. Hanya menunggu, komitmen Jokdri selaku Ketum PSSI untuk membawa maju sepak bola Indonesia.

“Setuju saja, yang penting lebih bagus. Karena pak Jokdri lebih memahami dan lebih tahu bola, tinggal komitmen dia seperti apa. Saya mendukung kepemimpinan Jokdri untuk sepak bola Indonesia lebih maju,” pungkasnya. (nad)

Komentar Anda

comments