Waspada DBD, Banyak Warga Tangsel Minta Fogging

Palapanews.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) banyak menerima permohonan fogging dari masyarakat. Ini setelah banyak warga terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) sejak awal Januari lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Tulus Muladiyono mengatakan banyak warga Tangsel meminta wilayahnya difogging. Hanya saja, mayoritas permohonan fogging dilakukan pada hari libur.

“Kecepatan informasi itu yang kami butuhkan, jika ada penderita kami langsung ngecek. Dan, jika ada yang terkena dalam jangka waktu tiga hari, kami langsung lakukan fogging. Tetapi, banyaknya warga yang meminta fogging dilakukan hari weekend itu yang kami kerepotan,” tutur Tulus, Rabu (23/1/2019) pagi.

Lanjutnya, hambatan tersebut seharusnya diselingi dengan penggerakan massal satu rumah satu jumantik sebagai antisipasi atau langkah awal menghadapi cuaca seperti ini tidak dilakukan oleh semua warga.

“Jika fogging dilakukan terlambat, masyarakat harus menjalankan program jumantik. Harus membersihkan jentik di dalam rumah. Karena jumantik salah satu pencegah DBD, selain fogging,” ucapnya.

Hingga saat ini, menurut Tulus, Dinkes Tangsel sudah melakukan 40 fogging dan masih akan ada 15 penjadwalan fogging selanjutnya. (nad)