Melintas di Tangerang, Truk Bakal Kena Sanksi

oleh -

Palapanews.com- Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang menyiapkan sanksi bagi pengendara angkutan bertonase yang melanggar ketentuan saat melintas di wilayah tersebut. Sanksi itu berlaku bagi jenis kendaraan golongan I sampai V.

“Pemberitahuan terkait sanksi ini kami sampaikan mengingat pada Jumat, 14 Desember 2018 akan diberlakukan pembatasan operasional kendaraan bertonase berat di Jalan Raya Kabupaten Tangerang,” ujar Kadishub Kabupaten Tangerang Bambang Mardi, Rabu, 12 Desember 2018. 

Bambang mengatakan, jenis sanksi yang telah disiapkan meliputi penilangan kepada oknum sopir yang melanggar ketentuan, terkait pembatasan kendaraan bertonase berat yang tetap melintas. 

“Kita akan tilang surat-surat kendaraannya, bahkan langsung kita suruh putar balik, yang dari Bogor dan Lebak untuk kembali ke tempat asal, agar tidak melintas di Jalan Raya Kabupaten Tangerang,” jelas Bambang.

Bambang menjelaskan, sejumlah jalan yang rawan untuk dilintasi kendaraan bertonase berat, di antaranya Jalan Raya Karawaci-Legok, Legok-Malang Negah, Jalan Legok-Curug, Jalan Provinsi Banten, dan Jalan Lingkar Utara.

“Sejumlah ruas jalan tersebut terlang bagi kendaraan bertonase berat, dengan pertimbangan kapasitas tampung kekuatan beton jalan itu sendiri yang tidak cocok dengan karakteristik ruas jalan di Kabupaten Tangerang. Jadi itulah dibuat aturan Perbup No 46 Tahun 2018,” jelasnya. 

Bambang menambahkan, untuk pengawalan Perbup tersebut, akan disiapkan ratusan personel gabungan dari Dishub, Polri, dan Satpol PP.

“Ada 200 personel gabungan untuk penertiban dan penegakan Perbup di tanggal 14 Desember 2018,” ucap Bambang. 

Peraturan Bupati Tangerang No 46 Tahun 2018 mengenai pembatasan kendaraan bertonase berat melintas di Jalan Raya Kabupaten Tangerang, mulai dilaksanakan Jumat, 14 Desember 2018. Pembatasan itu mencakup kendaraan jenis truk baik dalam golongan I hingga V.

“Setelah sosialisasi selama 30 hari, pada 14 Desember, pukul 05.00 WIB, kita menetapkan Perbup bersama Satpol PP, Dishub, TNI, dan Polri. Jadi kita akan tertibkan kendaraan bertonase berat mulai jam operasional yang telah dikeluarkan,” ujar Bupati Tangerang Zaki Iskandar di Stadion Benteng Taruna, Kabupaten Tangerang, Rabu, 12 Desember 2018.

Zaki menjelaskan, dalam Perbup itu sendiri kendaraan bertonase berat hanya diperbolehkan melewati jalan di Kabupaten Tangerang pada pukul 22.00-05.00 WIB.(rik)

Komentar Anda

comments