Sah, Polda Banten Naik Tipe A

oleh -280 views

Palapanews.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengukuhkan kelas Polda Banten dari tipe B menjadi tipe A. Kenaikan tipe tersebut sekaligus akan merubah jabatan bagi kepala polisi daerah (Kapolda) Banten yang sebelumnya Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Inspektur Jenderal (Irjen).

“Hari ini baru saja saya serahkan Pataka Polda Banten, yang menandakan kenaikan tipologi, dari Polda tipe B menjadi tipe A. Untuk kapolda itu sendiri akan naik jabatannya, setelah fasilitas di Polda Banten sudah terpenuhi sesuai dengan tipe A,” ujar Tito di Mapolda Banten, Kamis, 6 Desember 2018.

Kenaikannya tipe tersebut, Tito menjelaskan, telah melewati berbagai tahapan. Terakhir melalui penilaian yang dilakukan oleh KemenPan RB, dengan menitikberatkan beberapa kriteria untuk kenaikan tipe, seperti dilihat dari beban kerja, strategi media dan sumber daya manusia (SDM).

“Di Banten, dengan banyaknya mobilisasi dan meningkat pembangunan, ada pelabuhan, perusahaan, karena tantangan itulah, Mabes Polri menaikkan Polda Banten dari Tipe B menjadi Tipe A,” jelasnya.

Meski telah menjadi tipe A, Tito menambahkan, Polda Banten baru memiliki enam Kepolisian Resor (Polres), yakni Polres Cilegon, Polres Serang Kota, Polres Serang, Polres Pandeglang, Polres Lebak, dan Polresta Tangerang di wilayah Kabupaten Tangerang.

Lanjutnya, dua polres yang belum bergabung di bawah Polda Banten dan masih di bawah komando Polda Metro Jaya (PMJ) yakni, Polres Tangsel dan Polres Metro Tangerang Kota. Secara administratif, keduanya masuk ke dalam Provinsi Banten.

“Setelah diskusi panjang, akhirnya Polres Kabupaten Tangerang masuk ke Polda Banten. Dua Polres lagi yang ada di Tangerang, menunggu Kapolda Banten yang kini dipimpin Brigjen Tomia Tohir, menjadi bintang dua,” kata Tito.

“Masalah dua polres yang belum masuk Polda Banten, karena mobilisasi keduanya lebih cepat ke Polda Metro. Tapi setelah ada tol dan tidak sampai satu jam dilalui, kita¬†akan kaji lagi, masalah Polres Tangerang Kota dan Tangerang Selatan itu,” sambungnya.

Tito meminta, kenaikan tipe tersebut jangan sampai mengendurkan pelayanan yang menyulitkan masyarakat atau kualitasnya masih setara dengan tipe B.

“Jangan sampai, kapasitas dan fasilitasnya tipe B, padahal Poldanya sudah tipe A,” ucap Tito.

Tito menceritakan, Banten memiliki catatan panjang untuk memiliki sebuah Polda. Sekitar tahun 2000, saat itu Banten baru saja berdiri dan baru ada Kepolisian Wilayah (Polwil) Banten, dengan pusat komandonya ada di Polda Jawa Barat (Jabar). Namun, ia menuturkan, sekitar tahun 2005, berdirilah Polda Banten dengan Tipe C. Pucuk kepemimpinan dan wakilnya dijabat berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

“Saya sendiri waktu itu menjadi Kapolres di Serang. Unik juga waktu itu ditahun 2005, Kapoldanya Kombes, Wakapoldanya Kombes, saya sendiri Kombes. Kemudian naik menjadi tipe B, bintang satu,” kenang Tito.(rik)

Komentar Anda

comments