Unik, Warga Kampung Maruga Ciputat Punya Tradisi Nanggok Empang

Palapanews.com- Masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya di RT 004/RW 04 Kampung Maruga, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, punya cara unik untuk menghaturkan rasa syukurnya kepada Tuhan. Cara ini terbilang unik dan sudah dilakukan turun temurun.

Adalah Nanggok Empang, tradisi ini menjadi wujud syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. Tradisi ini biasanya dilakukan setahun dua kali, atau setiap enam bulan sekali.

ÔÇťNanggok empang ini merupakan wujud rasa syukur kepada tuhan atas semua rejeki yang telah diberikan kepada masyarakat,ÔÇŁ kata Maman, pemilik empang.

Pada awalnya, tradisi Nanggok Empang di Kampung Maruga begitu ramai dan diikuti mayoritas warga. Ini karena di daerah itu masih banyak terdapat empang dan belum banyak didominasi pendatang.

“Sebelum banyak perumahan dan perkantoran, Kampung Maruga memiliki banyak sawah dan empang. Jadi acara nanggok empang jauh lebih meriah dari sekarang,” Maman menambahkan.

Salah seorang warga, Genjoy mengaku sangat senang dapat terlibat dengan tradisi nanggok empang ini. Dirinya dapat dengan bebas menangkap ikan sebanyak-banyaknya tanpa ada larangan. Mulai dari ikan mas, ikan mujair, ikan gabus serta udang dapat dimiliki tanpa bayar sedikitpun.

“Gak peduli kotor dan basah-basahan om, yang penting semangat untuk nangkap ikan sebanyak-banyaknya terus dibawa pulang untuk dimakan,” kelakar Genjoy.

Genjoy berharap, agar tradisi seperti ini dapat terus dilestarikan dan mendapatkan perhatian dari pemerintah. (mat)

Komentar Anda

comments