Ini Modus Kriminal Anggota BNN Gadungan di Tangsel

oleh -
Kapolres Tangsel saat gelar perkara di Mapolres. Foto: Nad

Palapanews.com- Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) sukses membongkar kasus pencurian dan pemerasan oleh pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) gadungan. Kasus kriminal yang mengatasnamakan BNN, diketahui baru pertama terjadi di kota berpenduduk 1,5 juta jiwa ini.

“Baru pertama kali terjadi,” kata Kepala Seksi Pemberantasan pada BNN Kota Tangsel, Komisaris Sidabutar di Serpong, Senin (15/10/2018).

Ia mengaku, BNN tak punya kewenangan melakukan pengawasan apotik. Seperti yang dilancarkan para pelaku. BNN, menurutnya hanya fokus pada kejahatan narkotika.

“Kami marah betul karena untuk mendapatkan atribut keanggotaan benar-benar ikut sekolah. Untuk masyarakat, hati-hati jika menemukan orang-orang seperti ini. Di sini tanggung jawab BNN serta pihak kepolisian sangat besar,” tandasnya.

Diketahui, empat dari enam komplotan pencuri dan pemerasan dengan modus berpura-pura menjadi anggota BNN dibekuk tim Vipers Polres Tangsel. Mereka melakukan aksi kejahatannya sejak April 2018, dengan berpura-pura menjadi anggota BNN gadungan.

Sasaran mereka, adalah sejumlah toko obat, toko kosmetik. Pelaku ditangkap di Pamulang, saat beraksi melancarkan modusnya terhadap warga Pamulang pemilik toko obat.

Saat itu, korban diancam bakal digerebek oleh para anggota BNN gadungan lantaran menjual obat yang dilarang.

Baca Juga: 4 Anggota BNN Gadungan Dibekuk di Pamulang

“Mereka mengintimidasi dan memeras korban di 3 lokasi di daerah Pamulang. Pamulang menjadi incaran lantaran toko kosmetik dan toko sembako berada di area perumahan,” ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho.

“Mungkin kejahatan seperti ini tidak selalu berjalan dengan mulus. Saya juga mengimbau, jika ada modus seperti ini, masyarakat harus teriak dan lapor ke pihak berwajib,” tandasnya. (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.