Banyak Pungli, Kantor BPN Tangsel Didemo LSM Gempur

oleh -
Massa LSM Gempur berunjukrasa di Kantor BPN Tangsel.(one)
Massa LSM Gempur berunjukrasa di Kantor BPN Tangsel.(one)

Palapanews.com- Ratusan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur) berunjukrasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tangerang Selatan (Tangsel) di Serpong, Rabu (20/12/2017). Massa menuntuk BPN membersihkan oknum-oknum pelaku pungutan liar (pungli).

Massa tiba di lokasi sekira pukul 10.00 WIB. Membawa dua mobil komando, massa juga membawa serta “pocong” dan keranda mayat. “Pocong” dan keranda mayat ini sebagai simbol hukuman mati terhadap pelaku pungli.

“Kami temukan ada oknum pegawai BPN yang melakukan pungli. Ini jelas merugikan masyarakat. Ini harus dibersihkan,” kata Ketua Umum LSM Gempur, Saprudin Roy.

Tak hanya soal pungli, LSM Gempur juga mengkritisi soal carut marutnya pelayanan di BPN. Salah satunya adalah lambatnya proses penanganan permohonan sertifikat lahan.

“Bahkan ada warga yang laporan, warga mengaku sampai tiga tahun harus menunggu proses pengurusan sertifikat lahan. Itu pun sampai saat ini belum selesai,” Saprudin Roy menambahkan.

Aksi yang dilakukan LSM Gempur, menurutnya sebagai bentuk keprihatinan masyarakat atas pelayanan yang dilakukan BPN. Ia berharap, setelah aksi digelar, pelayanan BPN Kota Tangsel menjadi lebih baik.

“Kita ingin pelayanan lebih baik, demi masyarakat Tangsel. Kalau tidak ada itikad baik, kita akan aksi lebih besar. Bersihkan oknum-oknum pelaku pungli!” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat yang terkendala atau dipersulit dalam mengurus sertifikat lahan di BPN, untuk melapor ke LSM Gempur. “Nanti akan kita tindaklanjuti,” tandasnya.(one)

Komentar Anda

comments