Peduli Pendidikan, Pemkot Tangerang Serius Tangani PAUD

oleh -

Palapanews.com Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi.

Melihat pentingnya pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan penandatanganan komitmen bersama penuntasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 1 tahun Pra SD yang dilakukan oleh camat, Direktur Pembinaan Anak Usia Dini dan Walikota Tangerang. Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda untuk masa depan sebuah kota.

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah menerangkan, bahwa penandatanganan komitmen bersama ini merupakan hal yang amat penting bagi pendidikan dasar bagi anak usia emas pertumbuhan (Golden Age).

“PAUD menjadi penting mengingat pemda tengah mempersiapkan generasi masa depan Kota Tangerang.” imbuh Walikota Tangerang.

Terkait sarana PAUD yang banyak menggunakan gedung posyandu, Walikota mengharapkan adanya kesadaran dan kerjasama dari masyarakat untuk dapat menjaga gedung- gedung yang digunakan.

“Pada tahun 2018, akan dianggarkan untuk kegiatan PAUD supaya lebih optimal dalam mempersiapkan anak – anak sebelum masuk jenjang SD. Tapi bukan berarti karena wajib terus orangtua jadi gak ikut ngedidik anak karena pendidikan yang baik harus dari orangtua.” katanya.

Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, R. Ellia Yulaelawati mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Walikota Tangerang yang membantu program pemerintah pusat dalam memberikan pendidikan yang baik bagi warganya.

“Terima kasih pak Wali sudah peduli, karena udah ada Perpresnya jadi bukan hanya di Tangerang saja tapi seluruh Indonesia wajib untuk ikut PAUD sebelum masuk SD.” ungkapnya.

Diketahui, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Dan, tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. (Adv)

Komentar Anda

comments