Ramadhan, Jam Masuk Pegawai Didiskon 30 Menit

Senin dan Jumat Kultum di Masjid Al Adzhom

Palapanews.com- Selama menjalankan ibadah puasa, seluruh pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tetap semangat dalam bekerja dan melayani masyaramat Kota Tangerang.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri. Menurut Dadi, di bulan ramadhan ini pegawai harus tetap semangat walaupun sedang menjalani ibadah puasa.

“Semangat kerja harus tetap ditingkatkan demi memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang,” katanya.

Sedangkan untuk jam kerja, pria yang hobi olahraga tenis ini menerangkan, biasanya pegawai masuk pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Dan, selama ramadhan jam masuk pegawai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

“Jam masuk dan pulang sudah ditentukan, sedangkan untuk hari Senin dan Jumat seluruh pegawai akan mengikuti pengajian atau kultum di Masjid Al Adzhom,” imbuh Dadi seraya menambahkan, pengajian atau kultum di Masjid Al Adzhom sebagai pengganti apel pegawai pada hari Senin dan Jumat.

Sementara itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengungkapkan, di bulan yang penuh berkah (ramadhan) ini diharapkan semangat para pegawai harus tetap dijaga walau sedang menjalankan puasa. Pasalnya, pemerintah sebagai pelayan masyarakat harus memberikan pelayanan prima.

Disamping itu, selama bulan ramadhan, Pemkot Tangerang akan mengadakan kegiatan Tarling (Tarawih Keliling) selama 13 hari di wilayah Kota Tangerang untuk mensosialisasikan program – program yang dimiliki oleh pemerintah agar dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Selama puasa, kita adain tarling selama 13 hari di wilayah kota Tangerang. Biar masyarakat tau apa aja program Pemkot Tangerang.” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Walikota juga menyoroti terkait aturan jam operasional rumah makan dan tempat hiburan selama bulan suci ramadhan. Menurutnya, Pemkot Tangerang akan menindak dengan tegas pengusaha rumah makan atau tempat hiburan yang tidak mengindahkan peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

“Selama bulan ramadhan pengusaha rumah makan dan tempat hiburan sudah diatur jam opersionalnya, kalo ada yang bandel ya langsung tindak tegas,” jelasnya. (ydh)

Komentar Anda

comments