Keramas Pakai Merang Tradisi Warga Babakan

oleh -

Palapanewa.com- Untuk membersihkan diri dalam menyambut bulan suci ramadhan, warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menggelar mandi dan keramas bareng di Sungai Cisadane.

Mandi dan keramas bareng ini tentunya sudah menjadi tradisi bagi warga Babakan. Pasalnya, warga melakukan keramas tidak hanya menggunakan shampo saja, tapi yang paling penting adalah menggunakan merang (sisa hasil bakaran padi).

Salah satu warga Babakan, Mak Onah mengatakan, mandi dan keramas bareng sudab menjadi budaya atau tradisi warga Babakan. Jadi, sebelum bulan puasa warga di Babakan membersihkan diri di Sungai Cisadane.

“Keramasnya juga pake merang. Sebelum digunakan, merangnya direndam selama tiga hari,” kata Mak Onah.

Mak Onah menambahkan, jika dirinya selalu mandi dan keramas ketika menyambut bulan ramadhan.

“Dari dulu udah ada mandi dan keramas bareng. Saya tiap tahun pasti ikut,” kata Mak Onah sambil tertawa.

Sementara itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menerangkan, mandi dan keramas bareng ini sudah menjadi tradisi warga Babakan, sehingga tradisi ini harus tetap dijaga dan dilestarikan.

“Karena menyambut bulan suci ramadhan, warga Babakan membersihkan dirinya dengan mandi di Sungai Cisadane. Dan, ini rutin dilaksanakan tiap tahunnya,” jelasnya. (ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.