FGDexpo Bakal Kembali Digelar di Jakarta Tahun Ini

oleh -
FGD 2017 menghadirkan inovasi terbaru dari berbagai kategori di Industri grafika. (ist)

Palapanews.com – FGDforum bakal kembali melangsungkan FGDexpo 2017. Ajang pameran dua tahunan yang telah berlangsung sejak 2003 ini akan digelar 24–27 Agustus 2017 bertempat di area Hall A dan Hall B – JCC.

Akan hadir inovasi terbaru dari berbagai kategori di industri grafika, mulai dari Printing and Digital Printing Equipment, Packaging and Label Production Technology, Promotion and Advertising Equipment, Book Binding and Print Finish.

Ada juga Paper Distributors and Converting Equipment, Services (Advertising Companies and Printers), hingga Premed Equipment and Software. Pada event ke-8 ini, FGDexpo 2017 akan membagi area pamerannya menjadi 6 zona produk, yakni: Be Inspired (Digital Printing Area), Inspiration Avenue (Textile Printing Area), Smart Pack & Lab (Packaging & Labelling Area), Green Zone (Printing Accessories, Consumables & Services Area), Print The Future (3D Printing) dan See The Horizon (LED Signage).

Dalam 4 hari, FGDexpo 2017 akan dimeriahkan berbagai kegiatan, mulai dari presentasi produk, seminar industri grafika dan kreatif, dan berbagai program-program edukasi bagi para pengguna teknologi grafika, yang dikemas dalam sebuah wadah terpadu yang disebut dengan FGDcampus.

Melalui FGDcampus berbagai informasi terkini yang terkait dengan industri grafika dan industri kreatif dihadirkan dalam pola masterclass. FGDcampus menyasar bukan hanya kepada para pelaku industri grafika namun juga diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Danton Sihombing, Chairman FGDforum, menjelaskan pentingnya edukasi mengenai teknologi terbaru di industri grafika, mengingat multiplier effect yang ditimbulkannya terhadap sub-sektor industri kreatif lainnya. “FGDexpo merupakan jembatan komunikasi antara produsen dan pengguna jasa grafika, oleh karenanya edukasi dan sosialisasi tentang peran penting industri grafika selalu menjadi bagian dari FGDexpo,” katanya.

Melalui FGDcampus, tambah Sihombing, edukasi dapat diberikan kepada sub-sektor industri kreatif lainnya, terutama yang menyangkut hal-hal terbaru dari teknologi cetak, kemasan, produksi label, perangkat-perangkat promosi dan periklanan, kertas, hingga teknologi penerbitan buku. (rls/bd)

 

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.